Masih Banyak Wajib Pajak Yang Belum Ikut Serta Program Tax Amnesty

foto : istimewa

Pasardana.id - Pemerintah terus mendorong masyarakat untuk ikut serta dalam program Tax Amnesty yang saat ini memasuki Periode II.

Pasalnya, masih banyak wajib pajak (WP) dari beragam kalangan yang belum ikut serta program pengampunan pajak ini. Beragam kalangan tersebut, antara lain dari para professional maupun yang berasal dari PNS (pegawai negeri sipil) dan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, sekira 2.627 komisaris dan direksi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum mengikuti tax amnesty.

Padahal, jumlah Komisaris dan Direksi BUMN berdasarkan NIK mencapai 3.198. Dari jumlah tersebut baru 571 komisaris dan direksi BUMN yang ikut program tax amnesty atau pengampunan pajak. Artinya masih ada 2.627 atau 82,14 persen yang belum mengikutinya.

"Para direksi dan komisaris BUMN yang ikut 571," kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, akhir pekan lalu.

Sementara itu, setidaknya hingga 12 Oktober 2016 ada 14 gubernur dan wakil gubernur yang ikut tax amnesty dari 68 gubernur atau baru 20 persen.

"Ada pejabat yang ikut tax amnesty, dari jumlah total 68 gubernur dan wagub, baru 14 yang ikut dan 54 yang belum ikut tax amnesty," ungkap Sri.

Adapun dari kalangan professional, yang paling banyak mengikuti tax amnesty adalah notaris.

Sri menyebut ada 3.186 notaris yang mengikuti tax amnesty dan 8.128 notaris yang belum mengikuti tax amnesty.

Sementara untuk profesi Dokter yang ikut tax amnesty 2.172 dan 21.138 orang belum ikut tax amnesty. Adapun tercatat sekira 1.408 orang pengacara sudah mengikuti tax amnesty dan 1.925 yang belum mendaftar.