ANALIS MARKET (01/9/2026): IHSG Diperkirakan Masih Cenderung Mixed
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id– Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (31/8), IHSG ditutup menguat +7,36 poin (+0,11%) ke level 6.525,48.
IHSG mengalami rebound menjelang penutupan perdagangan setelah sempat tertekan pada sesi pertama akibat sikap hati-hati investor.
Pergerakan pasar dipengaruhi oleh sentimen global terkait arah kebijakan moneter The Fed, terutama kekhawatiran terhadap inflasi AS yang masih tinggi, sehingga investor tetap selektif dalam mengambil posisi.
Selain itu, sentimen akhir bulan dan potensi window dressing turut memberikan dorongan positif, sehingga IHSG mampu berbalik menguat dan mengakhiri perdagangan Agustus di zona hijau.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-0,70%), S&P 500 (-0,33%), & Nasdaq (-0,12%).
Pelemahan bursa saham AS dipicu oleh kenaikan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan AS–Iran, yang memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi suku bunga The Fed tetap tinggi.
Kondisi tersebut diperburuk oleh kenaikan imbal hasil US Treasury, sehingga menekan saham yang sensitif terhadap biaya pendanaan, terutama sektor teknologi dan keuangan seperti Alphabet, Microsoft, Amazon, Mastercard, dan Goldman Sachs.
Namun, Nvidia menguat 1,4% setelah mengumumkan investasi US$3,5 miliar di MediaTek, di tengah sentimen positif terhadap prospek industri cip dan infrastruktur AI.
“Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung mixed sembari mencermati arah perkembangan moneter The Fed, tensi geopolitik dan pergerakan nilai tukar Rupiah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (01/9).




