See More

06 Agustus 2026, 09:28

06 Agustus 2026, 09:18

06 Agustus 2026, 08:57

06 Agustus 2026, 08:47

06 Agustus 2026, 08:42

06 Agustus 2026, 08:26
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (5/8), IHSG ditutup menguat +31,53 poin (+0,50%) ke level 6.351,14.
Penguatan IHSG didorong katalis rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai +5,29% YoY pada 2Q26 (vs. 1Q26: +5,61%, 2Q25: +5,12% YoY), melampaui ekspektasi konsensus ekonom yang disurvei Reuters dan Bloomberg yang masing-masing memperkirakan pertumbuhan +5,1% YoY dan +5,14% YoY.
Kemudian, nilai tukar Rupiah berhasil menguat sebesar +0,55% terhadap dollar AS menjadi Rp17.937.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, tercermin dari DJIA (+0,49%), S&P 500 (-0,17%), & Nasdaq (-0,83%).
Harga minyak mentah memperpanjang penurunannya setelah Iran menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Oman mengenai usulan jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.
Kemudian, para pejabat AS mengisyaratkan kemajuan dalam perundingan yang bertujuan memulihkan arus perdagangan di wilayah tersebut Timur Tengah, sehingga meredakan kekhawatiran atas inflasi yang didorong oleh energi.
Nasdaq tertekan cukup dalam seiring melemahnya saham SpaceX (-13,6%).
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung menguat seiring meredanya tekanan jual investor asing dan penguatan nilai tukar Rupiah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (06/8).