ANALIS MARKET (01/7/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - Pasar AS ditutup lebih tinggi pada Selasa (30 Jun): Dow +0.26%, S&P 500 +0.79%, dan Nasdaq +1.52%. Wall Street kemarin ditutup menguat didorong ketahanan sektor teknologi dan pemulihan saham-saham chip. Imbal hasil US Treasury 10 tahun naik 9.08bps ke 4.465%, sementara Indeks Dolar AS menguat 0.08% ke 101.19.
Pasar komoditas juga sebagian besar ditutup melemah pada Selasa (30 Jun): minyak WTI turun 1.77% ke USD 69.50/bbl, minyak Brent turun 0.31% ke USD 72.92/bbl, batu bara naik 1.53% ke USD 129.65/ton, CPO turun 0.92% ke MYR 4,546/ton, dan emas turun 0.20% ke USD 4,008/oz.
Pasar Asia ditutup mayoritas menguat pada Selasa (30 Jun): Hang Seng turun 0.63%, Nikkei naik 0.86%, dan Shanghai naik 0.50%. IHSG turun 3.05% ke 5,643.19, dengan net sell asing sebesar IDR 1,043.3 miliar, terdiri dari net sell IDR 1,205.8 miliar di pasar reguler dan net buy IDR 162.5 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBCA (IDR 766.3 miliar), BBRI (IDR 228.6 miliar), dan BMRI (IDR 157.6 miliar), sementara net buy terbesar terlihat pada TPIA (IDR 87.3 miliar), AMMN (IDR 50.3 miliar), dan ANTM (IDR 44.9 miliar). Top leading movers adalah CPIN, MTEL, dan UNTR, sedangkan top lagging movers adalah BBCA, BBRI, dan MORA.
Adapun diperdagangan Rabu (01/7) pagi ini, KOSPI dibuka lebih rendah di -1.41%, sementara Nikkei dibuka lebih tinggi di +2.17%.
“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen yang beragam dari pasar regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Rabu (01/7).




