ANALIS MARKET (20/7/2027): IHSG Dibayangi Aksi Profit Taking
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (17/7), IHSG ditutup menguat +67,33 poin (+1,11%) ke level 6.175,54.
IHSG berhasil mempertahankan tren penguatan tujuh hari berturut-turut pada perdagangan Jumat (17/7).
Kinerja positif ini didorong oleh aksi beli bersih investor asing yang signifikan pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar, yang mampu mengompensasi sentimen negatif dari pelemahan bursa Asia dan kekhawatiran global terkait sektor teknologi di Amerika Serikat.
Optimisme investor terhadap prospek kinerja emiten di tengah musim pelaporan keuangan, serta dominasi penguatan di sektor keuangan, kesehatan, dan properti, terbukti lebih kuat dalam menopang indeks domestik dibandingkan dengan tekanan jual yang masih membebani sektor basic industri dan industrials.
Sementara itu, Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-0,77%), S&P 500 (-1,01%), & Nasdaq (-1,40%).
Pelemahan tersebut akibat kombinasi dari kekhawatiran sektor teknologi, risiko ekonomi, dan isu politik.
Tekanan utama datang dari sektor chip (semikonduktor) karena investor takut perusahaan raksasa akan memangkas anggaran untuk infrastruktur AI, terutama setelah munculnya saingan teknologi AI dari Tiongkok, ditambah dengan laporan keuangan Netflix yang mengecewakan.
Kondisi pasar semakin diperburuk oleh sentimen negatif makro, seperti kenaikan harga bahan bakar akibat konflik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran inflasi, serta ketegangan hubungan dagang antara AS dan Tiongkok menyusul pernyataan Presiden Trump yang mengancam stabilitas kesepakatan ekonomi yang telah terjalin.
“Secara teknikal, konsistensi volume pembelian pada perdagangan sebelumnya menunjukkan bahwa minat beli masih mendominasi meskipun volume mulai cenderung mengecil. Pasar masih dibayangi adanya potensi profit taking (aksi ambil untung) pasca penguatan dalam beberapa hari terakhir,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Senin (20/7).





