ANALIS MARKET (21/7/2026): IHSG Diperkirakan Menguat
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar saham AS ditutup melemah pada Senin (20 Jul): Dow turun 0.59%, S&P 500 turun 0.19%, dan Nasdaq turun 0.05%. Pelemahan pasar saham AS terutama disebabkan oleh kembali meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak, yang memicu kembali kekhawatiran terhadap inflasi dan suku bunga. Yield US Treasury 10 tahun naik 0.97% ke level 4.592%, sementara US Dollar Index menguat 0.18% ke level 100.95.
Pasar komoditas juga sebagian besar ditutup menguat pada Senin (20 Jul): minyak mentah WTI naik 0.90% ke USD 83.23/barel, minyak Brent meningkat 1.27% ke USD 89.22/barel, batu bara naik 0.30% ke USD 133.75/ton, CPO menguat 1.00% ke MYR 4,643/ton, sementara emas turun 0.23% ke USD 4,008/ons.
Pasar saham Asia sebagian besar ditutup menguat pada Senin (20 Jul): Hang Seng naik 2.36% dan Shanghai menguat 0.85%. IHSG naik 0.91% ke level 6,231.78, dengan foreign net buy sebesar IDR 96.7 miliar, yang terdiri dari net buy sebesar IDR 156.5 miliar di pasar reguler dan net sell sebesar IDR 59.8 miliar di pasar negosiasi. Foreign net sell terbesar di pasar reguler tercatat pada BMRI sebesar IDR 238.8 miliar, ASII sebesar IDR 172.7 miliar, dan ANTM sebesar IDR 73.0 miliar. Sementara itu, foreign net buy terbesar tercatat pada TPIA sebesar IDR 349.3 miliar, BRPT sebesar IDR 97.0 miliar, dan BBRI sebesar IDR 93.3 miliar. Saham yang menjadi leading movers adalah BBRI, BRPT, dan TLKM, sementara lagging movers adalah BMRI, BREN, dan ASII.
Adapun diperdagangan Selasa (21/7) pagi ini, KOSPI (+0.18%) dan Nikkei (+1.43%) dibuka menguat.
“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan bergerak naik, didukung oleh sentimen positif dari pasar regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Selasa (21/7).




