ANALIS MARKET (01/7/2026): IHSG Berpotensi Rebound
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa (30/6). Rally saham-saham teknologi, terutama sektor semikonduktor, mendorong seluruh indeks-indeks saham bursa saham AS mengakhiri 1H26 dan 2Q26 dengan performa impresif. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,26% mencetak all time high (ATH). Sementara itu, S&P 500 menguat 0,79%, dan Nasdaq Composite melesat 1,52%. Penguatan pasar dipimpin oleh lonjakan saham-saham produsen chip. Saham Nvidia naik 2,6%, Advanced Micro Devices (AMD) melonjak 7,7%, dan Intel menguat 6%. Adapun ETF sektor semikonduktor VanEck Semiconductor ETF (SMH) naik lebih dari 3%, sehingga mencatat kenaikan sekitar 82% sejak awal tahun. Kinerja tersebut menutup perdagangan semester I sekaligus kuartal II tahun 2026 dengan hasil yang solid. Paruh pertama 2026 diwarnai volatilitas tinggi akibat lonjakan harga energi yang dipicu konflik Iran serta kekhawatiran pasar terhadap keberlanjutan belanja besar-besaran untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI). Namun memasuki kuartal II, sentimen pasar membaik seiring meredanya kekhawatiran terhadap sektor AI dan meningkatnya optimisme bahwa konflik geopolitik mulai menuju penyelesaian.
Di sisi lain, Bursa Asia mixed, dengan mayoritas naik pada perdagangan Selasa (30/6). Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,86%, dan Topix menguat 0,32%. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong turun 0,63% dan ASX 200 Australia melemah 0,51%. Sementara itu, Taiex Taiwan melesat 2,5% dan Kospi Korea Selatan bertambah 0,97%. Di sisi lain, Straits Times melemah 0,73% dan FTSE Malaysia turun 0,11%. Sentimen lain, saham Jepang mengikuti zona positif pada ekuitas global setelah AS dan Iran setuju untuk menghentikan permusuhan dan memperbarui perundingan mengenai Selat Hormuz.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Rabu (01/7), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (30/6), ditutup turun 3.05%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp1.21 Triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, BMRI, ASII, dan AADI.
“IHSG berpotensi rebound hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 5500-5600 dan Resist IHSG: 5800-5950,” sebut Fanny. Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: BIPI, VKTR, ESSA, HRTA, PTBA, dan RAJA.
Berikut ini rekomendasi tradingnya:
BIPI Spec Buy dengan area beli di 107-112, cutloss di bawah 107. Target dekat di 117-125.
VKTR Spec Buy dengan area beli di 468, cutloss di bawah 460. Target dekat di 480-490.
ESSA Spec Buy dengan area beli di 515, cutloss di bawah 505. Target dekat di 530-550.
HRTA Spec Buy dengan area beli di 1685, cutloss di bawah 1660. Target dekat di 1725-1735.
PTBA Spec Buy dengan area beli di 2260-2290, cutloss di bawah 2250. Target dekat di 2320-2360.
RAJA Spec Buy dengan area beli di 3600, cutloss di bawah 3500. Target dekat di 3700-3900.
Disclaimer on




