rupiah melemah|utang pemerintah|menkeu purbaya

Rupiah Terus Melemah, Purbaya Sebut Belum Mengganggu Pembayaran Utang

Oleh: Ronal

05 Juni 2026, 00:48
Rupiah Terus Melemah, Purbaya Sebut Belum Mengganggu Pembayaran Utang

Foto : istimewa

Pasardana.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian melemah. Hingga Kamis (4/6) sore, berada di level Rp18,049 per dolar AS.

Terkait hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah ini belum mengganggu kemampuan pemerintah membayar utang.

Menkeu pun menjelaskan, kalau kupon surat utang pemerintah bersifat tetap atau fixed rate, sehingga perubahan nilai tukar tidak banyak berpengaruh.

Meski begitu, dirinya mengakui kalau pelemahan nilai tukar rupiah ini berdampak pada pembayaran bunga utang pemerintah berdenominasi valuta asing (valas). Namun, pergerakan rupiah saat ini masih dalam kisaran perhitungan pemerintah.

“Kuponnya sih konstan. Kalau pembayaran utang kan lewat kuponnya. Cuma pada waktu rupiah melemah ya meningkatkan dalam rupiah pembayarannya,” kata Purbaya, sebagaimana dikutip Antara, pada Kamis (4/6).

Dijelaskan Purbaya, pemerintah menetapkan asumsi nilai tukar rupiah sebesar Rp16.500 per dolar AS dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pada saat harga bahan bakar minyak (BBM) melonjak akibat konflik geopolitik, pihaknya telah melakukan simulasi terhadap nilai tukar rupiah.

Ia tak merinci skema simulasi yang telah dilakukan. Dirinya hanya menuturkan bahwa fundamental rupiah masih di bawah level Rp18.000 per dolar AS yang terjadi saat ini.

“Pada dasarnya, fundamental rupiah berada di bawah level yang sekarang. Lebih kuat dari yang sekarang,” ucap Menkeu.

Berita Terkini

See More