bi rate naik|penyaluran kredit|Danantara|Rosan P. Roeslani

Rosan Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga Meski BI Rate Naik

Oleh: Ronal

19 Juni 2026, 09:30
Rosan Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga Meski BI Rate Naik

Foto : istimewa

Pasardana.id - Bank Indonesia (BI) telah memutuskan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.

Terkait hal tersebut, Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan penyaluran kredit perbankan kepada masyarakat dan pelaku usaha harus tetap terjaga.

Menurut dia, bank-bank Himbara perlu terus meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional, sekaligus menjaga rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tetap rendah agar penyaluran kredit dapat berjalan optimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Rosan usai menghadiri pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan para pimpinan bank-bank Himbara di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (18/6) malam.

“Walaupun ada kenaikan suku bunga, tetapi lending-nya ke masyarakat, kepada dunia usaha, terutama UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah), itu tetap bisa terjaga di level yang baik, di level yang sama," ujar Rosan.

Kata dia, bahwa sepanjang periode 2025 hingga 2026, pertumbuhan kredit yang disalurkan perbankan kepada masyarakat, termasuk sektor UMKM, masih menunjukkan tren positif dengan kenaikan rata-rata sekitar 15 persen.

Selain itu, kondisi likuiditas perbankan juga dinilai tetap sehat.

Dana pihak ketiga (DPK) tercatat tumbuh dua digit, sementara tingkat kredit bermasalah di bank-bank Himbara masih berada pada level rendah.

"Likuiditas juga, dana pihak ketiga terjaga juga naik double-digit, dan yang paling penting NPL-nya, non-performing loan bank kita, Mandiri itu hanya 0,9 persen. Jadi, average NPL atau non-performing loan bank Himbara itu antara 0,9 persen sampai 1,8 persen pada saat ini. Nah, justru hal-hal itu yang mesti diperbaiki, yang mesti ditingkatkan efisiensinya," ujar Rosan.

Sementara itu, Danantara pun mendukung kebijakan Bank Indonesia dalam menaikkan suku bunga acuan.

Hal tersebut diungkap Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir.

Menurut dia, keputusan tersebut telah melalui berbagai pertimbangan dari otoritas moneter sehingga Danantara akan fokus menjalankan strategi bisnis yang sesuai dengan arah kebijakan pemerintah dan regulator.

"Kami dari sisi Danantara ikut saja apa yang sudah dilakukan policymaker baik dari sisi fiskal dan monetary, tentunya (Danantara) pasti support, mereka (BI) sudah memperhitungkan. Buat kami Danantara sebagai pelaku akan lakukan yang terbaik," tukas Pandu.

Berita Terkini

See More