See More

30 Juni 2026, 01:12

30 Juni 2026, 00:51

30 Juni 2026, 00:22

29 Juni 2026, 19:03

29 Juni 2026, 18:28

29 Juni 2026, 18:12
sektor ketenagakerjaan|seskab|Teddy Indra Wijaya|magang nasional
Oleh: Ronal

Foto : BPMI Sekretariat Presiden
Pasardana.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap bahwa pemerintah saat ini masih memiliki pekerjaan rumah yang besar dalam sektor ketenagakerjaan.
Terutamanya dalam upayanya agar para angkatan kerja muda di Tanah Air bisa segera masuk ke dunia industri.
Adalah program Magang Nasional (MagangHub) yang tengah digencarkan pemerintah, dengan harapan bisa membawa lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi untuk bisa langsung terserap ke dunia kerja profesional.
“Program ini juga merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah untuk dapat langsung bekerja dan langsung dapat memperoleh penghasilan,” kata Seskab Teddy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, (29/6), seperti dikutip Antara.
Kata Teddy, program Magang Nasional yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Program ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi tantangan tersebut.
“Jadi intinya adalah mahasiswa-mahasiswa yang sudah lulus kuliah, khususnya S1, itu bisa langsung magang-bekerja selama enam bulan. Kemudian mendapatkan penghasilan (uang saku) yang signifikan, di antara Rp3,5 juta sampai bahkan ada yang Rp6 juta, tergantung lokasi mereka bekerja, karena sesuai upah minimum kabupaten/kota tempat mereka bekerja,” bebernya.
Teddy menilai, pelaksanaan Magang Nasional angkatan pertama atau tahun 2025 telah mendapatkan antusiasme yang cukup besar bagi para lulusan perguruan tinggi.
Karena itu, sambung Teddy, jumlah peserta program ini pada tahun 2026 pun resmi diperluas menjadi 150 ribu orang, dan program magang ditargetkan untuk dimulai pada awal Agustus.
“Jadi mudah-mudahan program ini akan semakin besar, karena tahun lalu (kuota peserta) 100 ribu (orang) dan tahun ini 150 ribu (orang), bisa langsung dirasakan oleh para alumni-alumni universitas,” ujar Teddy.
Terkait soal kuota peserta, Teddy bilang, untuk tahun 2026 ini kuota peserta pada periode (batch) pertama sebanyak 50 ribu orang. Dengan pendaftarannya akan dibuka pada 15-28 Juli mendatang.
Kemudian dari sisi mitra industri, perusahaan memiliki waktu hingga 15 Juli untuk melakukan pendaftaran dan melewati tahapan verifikasi sebagai mitra penyelenggara Magang Nasional tahun ini.
Kemudian, setelah periode pendaftaran peserta rampung pada 28 Juli, para calon peserta Magang Nasional 2026 akan diverifikasi dan diseleksi pada 29 Juli hingga 5 Agustus.
Peserta yang lolos program ini nantinya diumumkan pada 7 Agustus, dan hari pertama Magang Nasional 2026 batch I resmi dimulai pada 10 Agustus.