Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|PT Samuel Sekuritas

ANALIS MARKET (20/7/2026): IHSG Diperkirakan Melemah

Oleh: Ria

20 Juli 2026, 08:21
ANALIS MARKET (20/7/2026): IHSG Diperkirakan Melemah

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup melemah pada Jumat (17 Jul): Dow -0.77%, S&P 500 -1.01%, dan Nasdaq -1.40%. Wall Street mengakhiri pekan di zona merah, didorong oleh aksi jual luas pada saham semikonduktor dan teknologi terkait AI, serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Yield US Treasury 10- tahun turun 0.60bps menjadi 4.547%, sementara US Dollar Index naik 0.00% menjadi 100.77.

Pasar komoditas sebagian besar ditutup menguat pada Jumat (17 Jul): minyak WTI naik 4.48% menjadi USD 82.49/barel, minyak Brent meningkat 4.59% menjadi USD 88.10/barel, batu bara naik 1.02% menjadi USD 133.35/ton, CPO turun 0.20% menjadi MYR 4,597/ton, dan emas menguat 1.03% menjadi USD 4,017/oz.

Pasar Asia ditutup melemah pada Jumat (17 Jul): Hang Seng turun 1.78%, Nikkei turun 4.03%, dan Shanghai turun 3.05%. IHSG naik 1.10% menjadi 6,175.54, dengan foreign net buy sebesar IDR 638.0 miliar, yang terdiri dari net buy sebesar IDR 724.3 miliar di pasar reguler dan net sell sebesar IDR 86.3 miliar di pasar negosiasi. Foreign net sell terbesar di pasar reguler tercatat pada ASII sebesar IDR 162.5 miliar, DEWA sebesar IDR 41.0 miliar, dan AMMN sebesar IDR 34.4 miliar. Sementara itu, foreign net buy terbesar tercatat pada BBCA sebesar IDR 698.2 miliar, BMRI sebesar IDR 374.8 miliar, dan BBRI sebesar IDR 267.6 miliar. Saham yang menjadi leading movers adalah BBCA, BBRI, dan BMRI, sementara lagging movers adalah DCII, BREN, dan BRMS.

Adapun diperdagangan Senin (20/7) pagi ini, KOSPI (-1.02%) dan Nikkei (-4.03%) dibuka melemah.

“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan melemah, terbebani oleh lemahnya momentum pembukaan pasar regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Senin (20/7).

Berita Terkini

See More