ANALIS MARKET (11/6/2026): IHSG Diperkirakan Melemah
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup melemah pada Rabu (Jun 10): Dow -1.87%, S&P 500 -1.62%, dan Nasdaq -1.98%. Kemarin, Wall Street ditutup melemah setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa negosiasi dengan Iran berjalan “terlalu lama” dan mengancam akan mengambil tindakan lebih lanjut. Imbal hasil U.S. Treasury 10 tahun naik 3.58bps ke 4.552%, sementara U.S. Dollar Index menguat 0.04% ke 99.95.
Pasar komoditas juga sebagian besar ditutup menguat pada Rabu (Jun 10): minyak mentah WTI naik 2.07% ke USD 90.03/bbl, minyak mentah Brent naik 1.80% ke USD 93.10/bbl, batu bara menguat 0.71% ke USD 148.00/ton, CPO naik 0.22% ke MYR 4,538/ton, sementara emas turun 4.42% ke USD 4,072/oz.
Pasar Asia ditutup melemah pada Rabu (Jun 10): Hang Seng turun 0.64%, Nikkei turun 1.89%, dan Shanghai turun 0.42%. IHSG naik 2.71% ke 5,902.38, dengan net sell asing sebesar IDR 3,125.3 miliar, terdiri dari net sell sebesar IDR 2,934.7 miliar di pasar reguler dan net sell sebesar IDR 190.6 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBRI (IDR 571.3 miliar), TPIA (IDR 395.4 miliar), dan BBNI (IDR 147.1 miliar), sementara net buy asing terbesar terlihat pada GOTO (IDR 23.8 miliar), BREN (IDR 21.5 miliar), dan INDF (IDR 11.9 miliar). Saham pendorong utama adalah BBCA, TLKM, dan BBRI, sementara saham penekan utama adalah SMMA, EMAS, dan AMMN.
Adapun diperdagangan Kamis (11/6) pagi ini, KOSPI (-2.82%) dan Nikkei (-0.95%) sama-sama dibuka melemah.
“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan melemah di tengah kembali meningkatnya ketegangan di Timur Tengah,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (11/6).





