See More

22 Mei 2026, 17:28

22 Mei 2026, 16:56

22 Mei 2026, 16:42

22 Mei 2026, 16:36

22 Mei 2026, 16:00

22 Mei 2026, 15:42
IHSG,|analisa market|BNI Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (04/5) ditutup naik 0.22%, tapi masih disertai dengan net sell asing sebesar Rp791 Bn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BBCA, BUMI, BRMS dan ASII.
Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street ditutup terkoreksi pada perdagangan Senin (4/5), setelah eskalasi ketegangan di Timur Tengah kembali menyebabkan peningkatan harga minyak dunia dan kekhawatiran investor terhadap stabilitas kawasan. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 1,13%, S&P 500 turun 0,41%, dan Nasdaq Composite berkurang 0,19%. Selain itu, tekanan pasar disebabkan oleh perkembangan terbaru di Timur Tengah, setelah Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan dari Iran. Di sisi lain, Media Iran menyebut angkatan lautnya berhasil menghalau kapal perang ‘Amerika-Zionis’ dari wilayah strategis, bahkan melaporkan adanya serangan rudal ke kapal perang AS di dekat Pulau Jask. Namun, Komando Pusat Militer AS (US Central Command) membantah laporan tersebut dan menyatakan bahwa tidak ada kapal Angkatan Laut AS yang terkena serangan.
Di sisi lain, Bursa Asia kompak menguat pada perdagangan Senin (4/5). Indeks Hang Seng menguat 1,24%, Taiex Taiwan melesat 4,57% dan Kospi Korea Selatan melonjak 5,12%. Sementara itu, indeks ASX 200 Australia melemah 0,38%. Selain itu, FTSE Straits Times menguat 0,24% dan FTSE Malay KLCI naik 1,03%. Sedangkan, pasar saham Jepang libur bursa. Di domestik, BPS melaporkan inflasi pada Apr-26 sebesar 0,13% MoM. Sementara itu, inflasi YTD mencapai 1,06%. BPS mencatat kelompok pengeluaran penyumbang inflasi pada transportasi inflasi 0,99% dan kelompok transportasi andil inflasi 0,12%. Selain itu, Indonesia kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 3,32 miliar pada Mar-26. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan surplus Feb-26 sebesar US$ 1,27 miliar.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Selasa (05/5), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi kembali koreksi hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 6850-6900 dan Resist IHSG: 7000-7090.”
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: CDIA, AKRA, INDY, ENRG, BULL, dan MEDC.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:
CDIA Buy on Weakness dengan area beli di 1000-1050, cutloss di bawah 1000. Target dekat di 1070-1100. AKRA Buy on Weakness dengan area beli di 1530-1550, cutloss di bawah 1520. Target dekat di 1600-1660. INDY Spec Buy dengan area beli di 3650-3700, cutloss di bawah 3640. Target dekat di 3720-3770. ENRG Spec Buy dengan area beli di 1680-1710, cutloss di bawah 1670. Target dekat di 1735-1760. BULL Buy on Weakness dengan area beli di 490-505, cutloss di bawah 486. Target dekat di 520-535. MEDC Buy on Weakness dengan area beli di 1685-1720, cutloss di bawah 1655. Target dekat di 1770-1820.
Disclaimer on