Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas

ANALIS MARKET (11/6/2026): IHSG Diproyeksikan Bergerak Mixed dengan Kecenderungan Menguat Terbatas

Oleh: Ria

11 Juni 2026, 08:49
ANALIS MARKET (11/6/2026): IHSG Diproyeksikan Bergerak Mixed dengan Kecenderungan Menguat Terbatas

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (10/6), IHSG ditutup menguat +155,73 poin (+2,71%) ke level 5.902,38.

Kenaikan IHSG didorong oleh kombinasi sentimen domestik yang kuat, mulai dari aksi borong investor lokal pada saham-saham murah, khususnya saham perbankan raksasa seperti BBCA dan BBNI, hingga dampak positif menguatnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS.

Meskipun terdapat sentimen dari sektor energi terkait kenaikan harga jual Pertamax dan Pertamax Green akibat lonjakan harga minyak global, pasar justru merespons positif langkah strategis Bank Indonesia yang membuka ruang kenaikan suku bunga (BI-Rate) dan yield obligasi demi memicu kembali aliran dana masuk (inflow) ke dalam negeri, sehingga berhasil mendongkrak indeks ke level tertinggi barunya.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-1,87%), S&P 500 (-1,62%), & Nasdaq (-1,98%).

Tekanan jual yang membuat bursa saham AS merosot tajam dipicu oleh kembali memanasnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah akibat ancaman Presiden Trump terhadap Iran yang mendorong kenaikan harga minyak, serta adanya kekhawatiran investor terkait valuasi sektor kecerdasan buatan (AI) yang dinilai sudah terlalu tinggi.

Selain itu, sikap hati-hati pasar semakin meningkat menjelang IPO besar SpaceX di hari Jumat, yang diperparah oleh rilis data ekonomi terbaru yang menunjukkan adanya lonjakan inflasi tahunan AS menjadi 4,2% pada bulan Mei.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas dan mencoba menguji level psikologis 6.000,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (11/6).

Berita Terkini

See More