Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|PT MNC Sekuritas

ANALIS MARKET (21/5/2026): IHSG Berpotensi Lanjutkan Koreksi

Oleh: Ria

21 Mei 2026, 07:25
ANALIS MARKET (21/5/2026): IHSG Berpotensi Lanjutkan Koreksi

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian MNC Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (20/5), IHSG masih terkoreksi 0,82% ke level 6,318 dan masih didominasi oleh tekanan jual.

“Secara teknikal, posisi pergerakan IHSG saat ini, diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam. Cermati area koreksi pada rentang 6,148-6,179 dengan area penguatan terdekat di 6,401-6,514. Diperkirakan Support: 6,148, 6,092 dan Resistance: 6,459, 6,635,” sebut analis MNC Sekuritas dalam riset Kamis (21/5).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu: AADI, AMRT, HRTA, dan MBMA.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:

AADI - Buy on Weakness

AADI terkoreksi 0,91% ke 8,125 dan masih didominasi oleh tekanan jual, koreksinya pun sudah berada di bawah MA200. Saat ini, posisi AADI diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave B. Buy on Weakness: 7,475-7,825 Target Price: 8,500, 9,125 Stoploss: below 7,350

AMRT - Trading Buy

AMRT terkoreksi 2,77% ke 1,405 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Posisi AMRT saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C dari wave (Y). Trading Buy: 1,380-1,400 Target Price: 1,555, 1,635 Stoploss: below 1,355

HRTA - Buy on Weakness

HRTA terkoreksi 0,46% ke 2,170 namun masih disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi HRTA saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C). Buy on Weakness: 1,810-1,995 Target Price: 2,240, 2,370 Stoploss: below 1,755

MBMA - Buy on Weakness

MBMA terkoreksi 3,36% ke 460 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi MBMA sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C. Buy on Weakness: 406-432 Target Price: 478, 520 Stoploss: below 396

Disclaimer On

Berita Terkini

See More