ANALIS MARKET (09/2/2026): IHSG Diperkirakan Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pasar AS ditutup naik pada Jumat (6 Feb): Dow +2.47%, S&P 500 +1.97%, dan Nasdaq +2.18%. Dow melonjak 1.200 poin untuk pertama kalinya ditutup di atas 50.000, seiring lonjakan saham pada Jumat ketika saham teknologi pulih setelah beberapa hari tekanan jual dan Bitcoin bangkit kembali usai sempat anjlok lebih dari 50%. Yield obligasi Treasury AS 10 tahun naik +0.62% (+0.026%) menjadi 4.206%, sementara Indeks USD turun -0.32% menjadi 97.63.

Pasar komoditas ditutup variatif pada Jumat (6 Feb): WTI crude +0.76% menjadi USD 63.55/bbl, Brent crude +0.74% menjadi USD 68.05/bbl, batubara -0.30% menjadi USD 117.25/ton, CPO -1.24% menjadi MYR 4.206/ton, dan emas +3.88% menjadi USD 4.964/oz.

Pasar Asia ditutup sebagian besar melemah pada Jumat (6 Feb): Hang Seng - 1.21%, Nikkei +0.81%, dan Shanghai -0.25%. JCI turun -2.08% menjadi 7,935.26 dengan net buy asing sebesar IDR 944.3 miliar; IDR +774.4 miliar di pasar reguler, dan IDR +169.9 miliar di pasar negosiasi. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BMRI (IDR 679.9 miliar), BUMI (IDR 171.4 miliar), dan TLKM (IDR 157.6 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (IDR 213.5 miliar), BBCA (IDR 109.1 miliar), dan MDKA (IDR 61.1 miliar). Top leading movers emiten TLKM, SMMA, AMRT, sementara top lagging movers emiten BBCA, BBRI, ASII.

Adapun diperdagangan Senin (09/2) pagi ini, baik KOSPI (+4.29%) maupun Nikkei (+5.17%) dibuka menguat.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan JCI akan naik mengingat sentimen positif dari pasar global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Senin (09/2).