ANALIS MARKET (26/2/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (25/02), IHSG ditutup menguat +41,39 poin (+0,50%) ke level 8.322,23.

IHSG berhasil menguat didorong aksi teknikal rebound dan apresiasi nilai tukar rupiah.

Dari eksternal, Trump menyatakan keyakinannya bahwa negara-negara asing akan mematuhi perjanjian perdagangan mereka dan menyarankan bahwa tarif dapat menggantikan pajak penghasilan di masa depan.

AS mulai menerapkan tarif global sementara sebesar 10% pada Selasa, yang dilaporkan akan dinaikkan menjadi 15% oleh Gedung Putih.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, seperti DJIA (+0,63%), S&P 500 (+0,81%), & Nasdaq (+1,26%).

Fokus investor tertuju pada Nvidia, yang naik +1,4% menjelang laporan pendapatan yang sangat dinantikan yang dijadwalkan setelah penutupan pasar.

Saham-saham perangkat lunak memimpin reli, dengan Oracle melonjak +1,2% setelah peningkatan peringkat yang optimis, sedangkan Microsoft dan Palantir masing-masing naik +3% dan +4,2%.

Skeptisisme terhadap model layanan AI terus memudar setelah integrasi baru Anthropic memposisikan AI sebagai mitra, bukan ancaman bagi perangkat lunak lama.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed merespon katalis dari berbagai regional,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (26/2).