ANALIS MARKET (13/2/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup melemah pada Kamis (Feb 12): Dow -1.34%, S&P 500 -1.57%, dan Nasdaq -2.04%. Penurunan ini terjadi karena investor khawatir bahwa ekspansi AI yang cepat dapat mengganggu model bisnis dan menekan valuasi. Yield obligasi Treasury AS 10 tahun turun -1.77% menjadi 4.099%, sementara Indeks Dolar AS naik +0.03% menjadi 96.92.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup lebih rendah pada Kamis (Feb 12): WTI crude turun -2.77% menjadi USD 62.84/bbl, Brent crude turun -2.71% menjadi USD 67.52/bbl, batubara naik +2.37% menjadi USD 119.00/ton, CPO turun -0.59% menjadi MYR 4,061/ton, dan emas turun -3.19% menjadi USD 4,922/oz.
Pasar Asia ditutup bervariasi pada Kamis (Feb 12): Kospi +3.13%, Hang Seng - 0.86%, Nikkei -0.02%, dan Shanghai +0.05%. JCI turun -0.31% menjadi 8,265.4, dengan aksi jual bersih asing sebesar IDR 1,490 billion; IDR -2,032.3 billion di pasar reguler, dan IDR 542.3 billion di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBCA (IDR -890.0 billion), diikuti oleh BUMI (IDR -507.0 billion), dan PTRO (IDR -249.7 billion). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BMRI (IDR 330.5 billion), diikuti oleh TINS (IDR 154.9 billion), dan INCO (IDR 61.5 billion). Top movers penguat adalah ENRG, BMRI, TLKM, sementara top movers pelemah adalah BBCA, DSSA, BRPT.
Adapun diperdagangan Jumat (13/2) pagi ini, KOSPI (+0.51%) dibuka lebih tinggi, sementara Nikkei (-0.68%) dibuka lebih rendah.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan JCI akan bergerak sideways di tengah sentimen yang bervariasi di pasar regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Jumat (13/2).

