ANALIS MARKET (12/2/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Bergerak di Zona Hijau

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (11/02), IHSG ditutup menguat +159,23 poin (+1,96%) ke level 8.290,97.

Penguatan IHSG telah berlangsung tiga hari secara beruntun didorong perkembangan mengenai kebijakan MSCI yang mulai terkendali sehingga menurunkan kekhawatiran investor dan perekonomian domestik yang cukup stabil.

Saham-saham yang menjadi pendorong kenaikan IHSG seperti BRPT (+12,32%), TLKM (+3,82%), CUAN (+17,38%), BREN (+3,75%), DSSA (+2,67%), & MORA (+14,23%).

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, seperti DJIA (- 0,13%), S&P 500 (-0,01%), & Nasdaq (-0,16%).

Pelemahan tersebut seiring munculnya tekanan pada saham sektor perangkat lunak dan saham yang sensitif terhadap suku bunga.

Penciptaan lapangan kerja non-pertanian AS meningkat sebesar 130.000, jauh melampaui perkiraan 55.000, sedangkan tingkat pengangguran turun menjadi 4,3%, meskipun penyerapan tenaga kerja terfokus pada sektor kesehatan dan data bulan sebelumnya diperbaiki ke bawah, yang menahan antusiasme.

Imbal hasil obligasi pemerintah melonjak karena para investor menunda ekspektasi pelonggaran kebijakan Federal Reserve (Fed), menegaskan outlook "lebih tinggi untuk lebih lama".

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung bergerak di zona hijau seiring mulai redanya kekhawatiran terkait perkambangan MSCI,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (12/2).