ANALIS MARKET (09/1/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup mayoritas lebih tinggi pada Kamis (8 Jan): Dow +0.55%, S&P 500 +0.01%, dan Nasdaq -0.44%. Kenaikan saham blue-chip mengangkat Dow, sementara Nasdaq turun karena investor beralih dari saham teknologi. Yield obligasi AS 10-tahun naik tipis +0.51% (+0.021) menjadi 4.151%, sedangkan Indeks USD meningkat +0.14% menjadi 98.9.

Pasar komoditas ditutup lebih tinggi pada Kamis (8 Jan): WTI crude +3.97% menjadi USD 58.55/bbl, Brent crude +3.39% menjadi USD 61.99/bbl, batubara +0.94% menjadi USD 107.55/ton, CPO +0.25% menjadi MYR 4,043/ton, dan emas +0.48% menjadi USD 4,478/oz.

Pasar Asia ditutup mayoritas lebih rendah pada Kamis (8 Jan): Kospi +0.03%, Hang Seng -1.17%, Nikkei -1.63%, dan Shanghai -0.07%. JCI turun -0.22% menjadi 8,925.5 dengan total beli bersih asing sebesar IDR 948.7 billion; IDR 543.4 billion di pasar reguler, dan IDR 405.3 billion di pasar negosiasi. Aliran masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBRI (IDR 188.2 billion), diikuti RAJA (IDR 138.6 billion), dan ASII (IDR 124.0 billion). Aliran keluar asing terbesar di pasar reguler tercatat pada ANTM (IDR 328.5 billion), diikuti BMRI (IDR 111.5 billion), dan AMMN (IDR 68.6 billion). Top leading movers adalah MORA, DSSA, NSSS, sementara top lagging movers adalah BBCA, ANTM, IMPC.

Adapun diperdagangan Jumat (09/1) pagi ini, KOSPI diperdagangkan lebih rendah di -0.50%, sementara Nikkei dibuka lebih tinggi +0.97%.

“Hari ini, kami memperkirakan JCI akan bergerak sideways, tertekan oleh sentimen negatif dari pasar global maupun regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Jumat (09/1).