ANALIS MARKET (11/11/2025): IHSG Diperkirakan Cenderung Bergerak di Zona Hijau
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (10/11), IHSG ditutup melemah -3,35 poin (-0,04%) ke level 8.391,24.
Pelemahan IHSG disebabkan adanya depresiasi nilai tukar rupiah dan aksi profit taking dari investor pasca menguat tiga hari beruntun.
Dari eksternal, Senat AS menyetujui tahap awal kesepakatan untuk mengakhiri shutdown pemerintah, dengan memperoleh suara minimum 60 yang diperlukan.
Dari sisi kebijakan moneter AS, investor tetap memproyeksikan penurunan suku bunga pada bulan Desember 2025.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, seperti DJIA (+0,81%), S&P 500 (+1,54%), & Nasdaq (+2,27%).
Penguatan tersebut setelah Senat berhasil menyetujui langkah prosedural penting yang membawa rancangan undang-undang pendanaan untuk membuka kembali pemerintahan dan mengakhiri masa penutupan pemerintah yang telah berlangsung selama 40 hari, membawa perjanjian lebih dekat ke persetujuan.
Meskipun delapan anggota Demokrat memilih menyimpang dari arahan partai untuk mendukung langkah tersebut, rancangan ini masih harus melalui voting di DPR sebelum disahkan.
Kenaikan pasar didorong oleh saham-saham teknologi terkait dengan kecerdasan buatan, seperti Nvidia (+5,8%), Palantir (+8,8%), AMD (+4,5%), dan Micron (+6,5%).
Di sisi lain, pernyataan Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran bahwa pemotongan suku bunga sebesar 0,5 poin pada Desember akan menambah peluang kebijakan moneter yang lebih longgar, sehingga dapat mendukung aset berisiko jika mendapat dukungan luas dari Fed.
Namun, penutupan pemerintah tetap menjadi titik lemah utama karena menunda rilis data ekonomi kunci dan menciptakan risiko ketidakpastian di DPR, yang bisa menggoyahkan pasar jika kesepakatan akhirnya batal.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung bergerak di zona hijau seiring investor asing masih akumulasi saham-saham di pasar domestik,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (11/11).

