Indeks Kospi Turun 0,82 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 21,79 poin, atau sekitar 0,82 persen, pada Jumat (27/9/2024), menjadi 2.649,78.
Volume perdagangan moderat mencapai 402,1 juta saham senilai 11,4 triliun won atau sekitar US$8,65 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 457 berbanding 414.
Angka indeks turun dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor. “Setelah indeks Kospi melonjak dipicu berbagai faktor positif seperti perolehan laba Micron Technology dan paket stimulus ekonomi Tiongkok, para investor kemudian melakukan aksi ambil untung,” jelas Kang Jin-Hyuk, analis Shinhan Financial Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor institusi melepas saham senilai 421,6 miliar won, sedangkan investor ritel dan asing total meraup saham senilai 436,9 miliar won.
Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics terjun 6,27 persen, sedangkan saham perusahaan otomotif Hyundai Motor merosot 1,74 persen. Saham perusahaan keuangan Shinhan Financial dan perusahaan minyak SK Innovation masing-masing turun 1,4 persen dan 1,58 persen.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics melemah 0,77 persen, saham SK Hynix sebaliknya melonjak 1,6 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 8,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.318,6 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,1 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 8,5 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 8.212,2. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk juga di Indonesia.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 86,58 poin, atau sekitar 2,88 persen, menjadi 3.087,58. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 647,35 poin, atau sekitar 3,25 persen, menjadi 20.571,93.

