ANALIS MARKET (18/4/2024) : IHSG Berpotensi Bergerak Sideways

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, pada penutupan perdagangan semalam (17/4) bursa AS ditutup melemah: Dow Jones -0.12%, S&P 500 -0.58% dan Nasdaq -1.15%. Pasar melemah karena saham Nvidia dan saham terknologi lainnya mengalami penurunan (termasuk Apple, Netflix, Microsoft dan Meta). Yield UST 10Y turun (-7.9bps) -1.69% ke level 4.59% dan USD Index turun -0.29% ke level 105.95.

Pasar komoditas ditutup mayoritas melemah: minyak -2.98% ke level USD 82.75/bbl, emas -0.80% ke level USD 2,382/toz, dan CPO -1.50% ke level MYR 4,014 sedangkan nikel +1.90% ke level USD 18,159 dan batu bara +2.27% ke level USD 139.5/ton.

Bursa regional pada perdagangan kemarin (17/4) ditutup mixed: Nikkei - 1.32%, Hangseng flat +0.02% dan Shanghai +2.14%. EIDO ditutup melemah - 0.24%. Pada penutupan kemarin, IHSG ditutup flat -0.02% dengan Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar IDR 470.5 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar IDR 439.3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing sebesar IDR 31.2 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TLKM (IDR 202.1 miliar), BBRI (IDR 160.8 miliar), dan BMRI (IDR 98.3 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BREN (IDR 129.8 miliar), BBNI (IDR 103.3 miliar), dan BBCA (IDR 98.6 miliar). Top leading movers emiten BREN, AMRT, CUAN, sementara top lagging movers emiten TPIA, GOTO, BBRI.

Diperdagangan Kamis (18/4) pagi ini, bursa regional dibuka mixed: Nikkei (-0.57%) dan Kospi (+0.44%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami perkirakan IHSG akan bergerak sideways seiring mixed sentimen bursa regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (18/4).