Bunga Deposito Topang IPCC Raup Laba Rp141 Miliar Pada Akhir September 2023

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp141,94 miliar dalam sembilan bulan tahun 2023, atau naik 30,5 persen dibanding periode sama tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp108,89 miliar.

Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar ke level Rp78,06 per lembar pada akhir September 2023, sedangkan di akhir kuartal III 2022 berada di level Rp58,89 per helai.

Jika dirunut, pendapatan operasi tumbuh 7,87 persen secara tahunan menjadi Rp548,16 miliar pada akhir September 2023.

Penopangnya, pendapatan dari pelayanan jasa terminal meningkat 6,7 persen menjadi Rp504,73 miliar.

Senada, pendapatan dari layanan jasa barang naik 15,3 persen menjadi Rp30,007 miliar.

Walau beban pokok pendapatan membengkak 9,09 persen secara tahunan menjadi Rp288,19 miliar pada akhir September 2023. Tapi laba kotor tetap terkerek 6,1 persen menjadi Rp259,96 miliar.

Menariknya, emiten jasa pelabuhan anak usaha Pelindo ini meraup pendapatan keuangan Rp28,69 miliar, atau melonjak 75 persen dibanding kuartal III 2022.

Penopannya, perseroan mendapat bunga deposito berjangka sebesar Rp27,234 miliar.

Sedangkan bunga aset sewaan dipangkas 11,6 persen menjadi Rp38,846 miliar.

Alhasil, laba sebelum pajak penghasilan terangkat 24,4 persen menjadi Rp178,72 miliar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2023 tanpa audit IPCC yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/10/2023).

Sementara itu, jumlah kewajiban berkurang 48,5 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp529,18 miliar pada akhir September 2023.

Pada sisi lain, ekuitas menyusut 4,4 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp1,213 triliun pada akhir September 2023.