ANALIS MARKET (22/7/2022) : IHSG Berpotensi Sideways

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa saham AS hari Kamis (21/7) ditutup menguat: Dow Jones +0.51%; S&P500 +0.99%, dan Nasdaq +1.36% didukung mayoritas hasil kinerja emiten di 2Q22 membukukan kinerja yang lebih tinggi dari perkiraan. ECB mengumumkan kenaikan suku bunga acuan pertama kalinya dalam 11 tahun sebesar 0.5% (50 bps). Data initial jobless claim naik menjadi 251 ribu (prev: 244 ribu). Yield UST 10Y turun ke level 2.91% dan USD Index juga turun ke level 106.91.

Pasar komoditas bergerak mixed mayoritas melemah; minyak melemah -5.6% ke level USD 96.5/bbl; CPO -5.5% ke MYR 3,722/ton, batu bara -1.8% di level USD 375/ton, tembaga -0.1% ke level USD 331/ton, sementara emas menguat +1.3% ke level USD 1,734/toz.

Bursa Asia ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis (21/7): Nikei +0.4% dan Kospi -0.9%, sementara Shanghai -1% dan Hang Seng -1.5%. IHSG ditutup melemah -0.15% ke level 6,864. Total keseluruhan net foreign buy sebesar IDR 540.3 miliar. Net buy asing di pasar regular sebesar IDR 485.9 miliar dan net buy di pasar negosiasi sebesar IDR 54.4 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh TLKM (IDR 194.4 miliar), BBCA (IDR 165.1 miliar), dan BMRI (IDR 59.9 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBNI (IDR 59.9 miliar), MYOR (IDR 25.3 miliar), dan HRUM (IDR 21 miliar). Indeks EIDO semalam ditutup flat +0.09%.

Kasus Covid-19 di Indonesia terdapat penambahan 5,410 kasus baru kemarin (21/7), dengan daily positive rate 6.0%. Recovery rate 96.9% dan kasus aktif 36,781 pada hari yang sama.

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga BI7DRR sebesar 3.5% dan pertumbuhan pinjaman naik menjadi 10.6% yoy di bulan Juni 2022 (Mei 2022: 9.0% yoy).

Adapun diperdagangan Jumat (22/7) pagi ini, pasar regional dibuka melemah, Nikkei -0.17% dan Kospi -0.16%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diperkirakan bergerak sideways hari ini, seiring mixed sentimen bursa global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (22/7/2022).