ANALIS MARKET (20/5/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (19/5), IHSG ditutup menguat 29,92 poin (+0,44%) ke level 6.823,34.

IHSG berhasil melanjutkan penguatan setelah sempat melemah di awal perdagangan sesi I.

Investor, semakin optimis terhadap pemulihan ekonomi nasional, pasalnya, pemerintah mulai melonggarkan penggunaan masker di ruang terbuka yang tidak terlalu padat.

Kemarin, rilis posisi Utang Luar Negeri Indonesia (Q1-22) tercatat sebesar US$411,5 miliar, turun dari posisi US$415,7 miliar (Q4-21).

Di sisi lain, Survei Permintaan & Penawaran Pembiayaan Perbankan Indonesia (Apr-22) mengindikasikan kebutuhan pembiayaan korporasi meningkat, tercermin dari SBT (Apr-22) sebesar 29,0%, lebih tinggi dari SBT 15,6% (Mar-22).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (19/5) ditutup melemah seiring kekhawatiran tentang pengetatan agresif untuk mengendalikan inflasi yang tinggi selama beberapa dekade dan ekspektasi perlambatan ekonomi terus mencengkeram investor.

Dari sisi perusahaan, Cisco Systems Inc turun lebih dari 14% setelah memperingatkan bahwa penguncian dan gangguan pasokan China akan membebani pertumbuhan.

DJIA (-0,75%), S&P 500 (-0,59%), dan Nasdaq (-0,26%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan. Investor hari ini akan mencermati rilis data Neraca Pembayaran Indonesia (Q1-22),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (20/5/2022).