Pemerintah Gandeng Pengembang Gim Lokal Buat Konten Media Pembelajaran

foto : istimewa

Pasardana.id - Kementerian dan Lembaga telah berkoordinasi dalam pengembangan industri gim lokal sesuai dengan arahan Presiden atas hasil Ratas 4 Januari 2022, sehingga tercipta Surat Edaran Menteri PAN RB No. 8 Tahun 2022 tentang Peran Serta Instansi Pemerintah dan Pengembang Lokal dalam Penyiapan Konten dan Media Pembelajaran.

“Menurut survei dari Megaxus, pelatihan dan pembelajaran akan lebih termovitasi melalui metodi gim," beber Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo R. M. Manuhutu, seperti dilansir dari siaran pers, Jumat (8/4/2022).

Oleh karena itu, sambungnya, ke depannya ada beberapa langkah yang akan dilakukan oleh tiap kementerian yang bertanggung jawab terhadap hal itu untuk mendukung Surat Edaran tersebut.

“Dalam upaya pengembangan rantai nilai industri gim lokal dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila, kebinekaan, wawasan kebangsaan, dan revolusi mental secara menarik dan kreatif serta melestarikan kearifan lokal serta 718 bahasa daerah, perlu diciptakan captive market dengan memproduksi dan menggunakan gim lokal dalam berbagai kegiatan salah satunya adalah media pelatihan dan pembelajaran ASN,” ungkap Odo.

Kemendikbudristek, jelasnya, dapat menggunakan gim sebagai media pembelajaran dan juga meningkatkan SDM dengan memperbanyak studi terkait komputer, sains, statistika, matematika, dan teknik elektro di berbagai sekolah maupun perguruan tinggi.

"Kemendagri juga dapat mengoordinasikan Pemerintah Daerah dalam pengembangan industri gim lokal melalui penyiapan konten dan media pembelajaran ASN,” tambah Odo.

Disebutkan, pangsa pasar gim nasional masih didominasi oleh gim buatan luar negeri sebesar 99,5 persen atau setara lebih dari 1,7 miliar dolar Amerika Serikat pada 2020.

Kemudian pada 2025, pasar gim Indonesia akan mencapai 2,5 miliar dolar AS dan pasar global mobile gaming akan meningkat hingga 125 miliar dolar AS.

"Kemenparekraf dapat meningkatkan pengembangan industri gim lokal sebagai kementerian yang memimpin penguatan ekonomi kreatif dan ekonomi digital,” jelas Odo.

Selain Deputi Odo, Konferensi Pers yang dimoderatori oleh Koordinator Hubungan Masyarakat Kemenko Marves Khairul Hidayati, juga diisi oleh para narasumber antara lain Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPANRB, Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek, Sekretaris Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, CEO Megaxus, CEO Agate, dan Direktur Aplikasi, Permainan, TV, dan Radio Kemenparekraf.

“Pengembangan konten dan media pembelajaran via gim yang dikembangkan oleh industri lokal ini diharapkan dapat menumbuhkan gairah dan menjadi stimulus ASN untuk dapat belajar secara mandiri sehingga percepatan transformasi dapat terjadi,” ungkap Deputi Bidang SDM Aparatur KemenpanRB Alex Denni.

Direktur Aplikasi, Permainan, TV, dan Radio Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Syaifullah Agam menyampaikan bahwa kesempatan yang luas tersebut perlu diberikan kepada industri gim lokal.

“Kita harus bangga dengan kehadiran industri ini dan kesempatan ini dibuat untuk mereka semakin berkembang dan bangga menjadi tuan rumah di negara sendiri. Dan Pemerintah akan terus siap mendukung,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Megaxus, Eva Mulia, menyampaikan rasa bangga atas dukungan pemerintah pada industri lokal.

“Kami bangga dengan dukungan yang diberikan oleh pemerintah sehingga kami dapat bersaing dengan industri gim asing,” ucapEva Mulia.

Hal senada juga diungkapkan oleh CEO Agate.

“Mari kita gunakan gim bukan hanya untuk seru-seruan, tetapi juga untuk membawa Indonesia dapat bersaing di tingkat dunia,” seru CEO Agate, Shienny.

Diharapkan, melalui SE tersebut dapat memperkaya konten dan media pembelajaran yang mudah diakses oleh ASN dan atau masyarakat.

“Kita harus terus mendorong kreativitas bangsa dan ekosistem gim lokal yang saat ini sedang dikembangkan oleh pemerintah tujuannya untuk membuat bangsa ini semakin kuat dan sejahtera," ujar Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Prof Nizam.

Lebih lanjut Deputi Odo mengajak semua elemen bangsa untuk bangga menggunakan produk dalam negeri.

“Mari gunakan produk dalam negeri termasuk gim untuk dapat meningkatkan kualitas ASN Indonesia,” tutup Deputi Odo.