Emas Laku Keras, ANTM Raih Laba Rp1,8 Triliun Pada Tahun 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Aneka Tambang Tbk (IDX: ANTM) membukukan laba bersih sebesar Rp1,861 triliun pada tahun 2021, atau naik 61,9 persen dibandingkan tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp1,149 triliun.

Hasil itu mendongkrak laba bersih per saham dasar menjadi Rp77,47, jauh lebih besar dibandingkan akhir tahun 2020, yang tercatat senilai Rp47,83.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 telah audit emiten tambang mineal BUMN ini yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI),Rabu (16/3/2022).

Jelasnya, penjualan naik 40,6 persen  menjadi Rp38,445 triliun.  Rincinya, penjualan emas naik 31,57 persen menjadi Rp25,942 triliun.

Senada, penjualan feronikel naik 36,45 persen  menjadi Rp6,356 triliun. Bahkan, penjualan bijih nikel melonjak 134 persen menjadi Rp4,383 triliun.

Walau beban pokok penjualan membengkak 40,3 persen menjadi Rp32,086 triliun, tapi laba kotor naik 43,18 persen menjadi Rp6,359 triliun.

Sementara itu, aset perseroan tumbuh 3,74 persen menjadi Rp32,916 triliun, ditopang saldo laba belum ditentukan penggunaanya tumbuh 17,95 persen menjadi Rp9,79 triliun.