ANTM Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 77 Persen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Aneka Tambang Tbk (IDX: ANTM) menargetkan pertumbuhan produksi dan penjualan mineral tambang pada tahun 2021.

Adapun pertumbuhan tertinggi pada produksi Nikel sebesar 8,44 juta metric ton (wmt). Jika tercapai, angka ini naik 77 persen dibanding produksi tahun 2020 sebesar 4,76 wmt.

Mengutip keterangan pres emiten tambang mineral BUMN itu, Senin (15/2/2021) disebutkan bahwa peningkatan itu untuk mendukung penjualan bahan baku feronikel kepada pelanggan dalam negeri.

Sedangkan penjualan bijih nikel sepanjang tahun 2021 ditaksir sebesar 6,71 wmt, atau naik 104 persen dibanding penjualan tahun 2020, yang tercatat sebesar 3,3 wmt.

“Peningkatan target penjualan bijih nikel tersebut seiring dengan perkiraan pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri,” tulis manajemen ANTM.

Pada sisi lain, perseroan menargetkan produksi bauksit sebesar 3 juta wmt, naik 93 persen dibanding tahun 2020 sebesar 1,55 wmt. Rencananya, peningkatan itu akan digunakan untuk produksi alumina, serta penjualan pihak ketiga.

Seiring dengan itu, penjualan biji bauksit ditargetkan sebanyak 2,73 juta wmt, atau naik 122 persen dibanding produksi tahun 2020, yang tercatat sebesar 1,23 juta wmt.

Namun untuk feronikal, perseroan hanya mematok target penjualan dan produksi sebesar 26 ribu ton nikel dalam feronikel (TNi). Angka ini turun dibanding penjualan tahun 2020, yang tercatat sebesar 26.163 TNi dan tumbuh tipis dari produksi tahun 2020, yang tercatat sebesar 25.970 TNi.

Pada sisi produksi emas, perseroan menargetkan sebesar 1,37 ton emas dari tambang pongkor dan cibaliung. Sedangkan penjualan emas diharapkan mencapai 18 ton emas.