Pengelola Hotel Kedaton 8 Incar Dana Hingga Rp40 Miliar Dari IPO

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Puri Sentul Permai Tbk, pengelola Kedaton 8 Hotel akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas sebanyak 250 juta saham baru bernominal Rp25 per lembar.

Mengutip prospektus calon emiten perhotelan ini pada laman e-IPO, Kamis (20/10/2022) bahwa jumlah saham yang dilepas itu setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan setor penuh.

Untuk itu, perseroan mulai melakukan penawaran awal dengan kisaran harga Rp140 - Rp160 per lembar mulai tanggal 20 - 26 Oktober 2022. sehingga nilai IPO ini mulai dari Rp35 miliar hingga Rp40 miliar.

Proses IPO berlanjut, jika OJK menerbitkan pernyataan efektif pada tanggal 31 Oktober 2022.

Jika sesuai jadwal bersama penjamin pelaksana emisi efek, Victoria Sekuritas Indonesia melakukan penawaran umum tanggal 1-3 November 2022.

Perseroan juga menerbitkan 50 juta Waran Seri I yang diberikan secara cuma-cuma dengan rasio 5  Saham Baru IPO mendapat 1 Waran Seri.

Setiap waran I dapat ditukar dengan 1 saham biasa dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp180 mulai tanggal 5 Mei 2023 hingga 5 November 2022.

Selain itu, Perseroan mengadakan Progam ESA dengan mengalokasikan saham sebanyak-banyaknya 25 juta saham dan Perseroan juga menerbitkan opsi saham untuk Program MESOP dengan jumlah sebanyak-banyaknya 3 persen saham dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana Saham atau sebanyak-banyaknya 37.500.000 saham.

Rencananya, 86,56 persen dana hasil IPO untuk pengembangan usaha dalam bentuk pembangunan 5 gerai K8 Xpress Hotel baru yang akan dibangun di rest area yang berbeda, yang rencananya masing-masing akan memiliki sekitar 12 kamar dan dilengkapi sampai dengan 2 fasilitas ruang pertemuan.

Selebihnya, 5,97 persen dana IPO akan digunakan untuk pembangunan 2 suite room di Kedaton 8 – Family Hotel yang pembangunannya direncanakan akan selesai pada kuartal keempat tahun 2022.

Sisanya, 2,99 persen akan digunakan untuk pembiayaan pengembangan Management system & Information, Communication and Technologies (ICT) untuk pengembangan aplikasi self check-in untuk 5  lokasi K8 Xpress Hotel yang akan dibangun di rest area baru yang berbeda dan pengembangan sistem IT yang ada di Kedaton 8 Family Hotel di Sentul.

Lalu, 4,48 persen untuk modal kerja seperti penyediaan perlengkapan kebutuhan hotel, biaya marketing dan promosi, biaya penyelenggaraan pelatihan maupun operasional kantor pada 5  hotel Kedaton 8 Xpress baru yang akan dibangun di rest area yang berbeda.

Sedangkan dana dari pelaksanaan Waran Seri I, seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan sebagai modal kerja dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional, diantaranya; untuk biaya gaji dan tunjangan karyawan, penyediaan perlengkapan kebutuhan hotel, biaya marketing dan promosi, biaya penyelenggaraan pelatihan maupun operasional kantor.