ANALIS MARKET (24/1/2022) : IHSG Diperkirakan Terkoreksi Mengikuti Bursa Global dan Regional

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, pada penutupan perdagangan Jumat lalu (21/1), pasar AS bergerak melemah. Dow Jones melemah -1.3%, S&P 500 melemah -1.89%, dan Nasdaq melemah -2.72%. Nasdaq mendapat pukulan yang cukup telak dari melemahnya sejumlah saham-saham emiten teknologi seperti Netflix (yang baru saja melaporkan kinerja 4Q21 yang cukup mengecewakan), Tesla, Amazon, dan Meta. Katalis yang diperkirakan akan menjadi perhatian pasar pekan ini antara lain lanjutan musim rilis laporan keuangan, pertemuan The Fed yang akan dimulai Selasa (25/1), serta rilis data PDB 4Q21 AS pada Kamis (27/1).  Yield UST 10Y turun ke level 1.75%, dan indeks dolar AS turun -0.1% ke level 95.64.

Pasar komoditas terpantau mixed pada Jumat (21/1) lalu; minyak WTI melemah -0.83% ke level USD 84.28/bbl, sedangkan Brent closed. Harga batubara melemah -0.47% ke level USD 224.6/ton, sedangkan nikel menguat +2.02% ke level USD 24,275, dan CPO menguat +1.93% ke level MYR 5,504. Harga emas terpantau melemah -0.4% di level USD 1,832/toz.

Mayoritas bursa Asia bergerak melemah Jumat (21/1) lalu. Kospi melemah -1%, Nikkei melemah -0.9%, Hang Seng menguat +0.1%, dan Shanghai melemah -0.9%. IHSG ditutup menguat +1.5% pada perdagangan Jumat kemarin (21/01) ke level 6,726, dengan net buy asing sebesar IDR 972.7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar IDR 981 miliar, sementara di pasar negosiasi tercatat net sell asing sebesar IDR 8.3 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (IDR 275.2 miliar), BMRI (IDR 147.4 miliar), dan TLKM (IDR 144.3 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh AMAR (IDR 31.1 miliar), IPTV (IDR 19.5 miliar), dan BUKA (IDR 18.9 miliar). Top leading movers adalah BBCA, TLKM, dan BBHI, sedangkan BUKA, DCII, dan AVIA menjadi top lagging movers.

Terjadi penambahan 2,199 kasus baru COVID-19 pada hari Minggu (23/1) lalu dengan positive rate sebesar 0.4% (recovery rate: 96.2%, kasus aktif: 18,891).

Adapun diperdagangan Senin (24/1) pagi ini, Kospi dibuka melemah -0.45% dan Nikkei dibuka melemah -0.88%.

“Kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah hari ini, sejalan dengan pergerakan negatif bursa global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (24/1/2022).