Beban Membengkak, PTSN Hanya Raup Laba USD2,9 Juta Pada Semester I 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Sat Nusapersada Tbk (IDX: PTSN) mencatatkan laba bersih sebesar USD2,982 juta dalam enam bulan pertama tahun 2021, atau terpangkas 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang tercatat sebesar USD3,009 juta.

Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi USD0,56. Sedangkan di semester I 2020 tercatat USD0,57.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan semester I 2021 emiten teknologi informasi itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/8/2021).

Padahal, pendapatan perseroan tercatat tumbuh 4,3 persen menjadi USD75,033 juta. Rincinya, pendapatan industri yang berasal dari Murata Manufacturing Company, Asustek Computer Inc, Allie Telesis International dan Asus Global tercatat senilai USD34,35 juta.

Ditambah dengan pendapatan dari jasa perakitan PT Xiomi Technology Indonesia dan PT Pegatron Technology Indonesia tercatat senilai USD28,56 juta.

Namun beban pokok pendapatan membengkak 2,4 persen menjadi USD64,025 juta. Sehingga laba kotor tumbuh 17,01 persen menjadi USD11,007 juta.

Sayangnya, beban usaha membengkak 10,51 persen menjadi USD7,074 juta. Apalagi, keuntungan selisih nilai tukar merosot 89,94 persen menjadi USD76.557.

Sementara itu, aset perseroan tumbuh 13,17 persen menjadi USD146,36 juta. Hal ini didorong membengkaknya utang usaha kepada pihak ketiga sebesar 84,61 persen menjadi USD24,23 juta.