Agar Tepat Sasaran, BPKP Awasi Penyaluran Bantuan Beras

foto : ilustrasi (Antara)

Pasardana.id - Pemerintah berupaya mengurangi beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan beras.

Agar bantuan tersebut tepat sasaran, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pun turut mendampingi dan mengawasinya.

"BPKP melalui 34 perwakilannya di setiap provinsi di Indonesia langsung turun serempak dalam mengawasi penyaluran bantuan beras yang dilaksanakan oleh Perum Bulog," kata Deputi Kepala BPKP Bidang Akuntan Negara, Sally Salamah dalam kerangannya, Kamis (29/7/2021).

Disampaikan Sally, bantuan beras yang digulirkan pemerintah merupakan respon cepat dalam masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahun 2021. Di mana yang menjadi poin utama fokus pengawasan BPKP dalam penyaluran diantaranya, tepat sasaran, tepat waktu, tepat kuantitas dan kualitas serta tertib administrasi.

Pasalnya, kata Sally, ketepatan sasaran bantuan bagi masyarakat menjadi titik krusial sehingga BPKP langsung terjun ke lapangan untuk memastikan bahwa bantuan beras ini diberikan kepada warga yang tentunya sesuai dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Ketepatan waktu, khususnya di saat pandemi seperti ini, penyaluran bantuan perlu dilakukan dengan segera untuk meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, ketepatan kuantitas atau jumlah bertujuan untuk memastikan bahwa masing-masing KPM yang telah ditetapkan menerima sebanyak 10 kg beras.

Sedangkan, ketepatan kualitas yakni tentunya para penerima bantuan menerima beras yang benar-benar layak untuk di konsumsi masyarakat yang sesuai standar kelayakan pangan, misal tidak berbau apeg, tidak berkutu.

"Lokasi penerima bantuan yang tersebar sampai seluruh pelosok negeri menjadi tantangan dan memerlukan upaya distribusi ekstra dan koordinasi antar instutusi pusat dan daerah agar bantuan beras PPKM 2021 ini dapat disalurkan dengan segera sampai KPM tersebut," bebernya.

Sebagaimana diketahui, menyusul perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus 2021, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah segera menyalurkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 10 kilogram dengan target sebanyak 28,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).