Indeks Kospi Meningkat 0,58 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 18,46 poin, atau sekitar 0,58 persen, pada Jumat (7/5/2021), menjadi 3.197,20.
Volume perdagangan moderat mencapai 972 juta saham senilai 14,8 triliun won atau sekitar US$13,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 645 berbanding 223.
Angka indeks meningkat mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu membaiknya data pengangguran Amerika Serikat. “Data pengangguran (AS) berpengaruh positif terhadap pasar saham lokal,” jelas Cho Yoo-Joon, analis Shinhan Investment, seperti dikutip Yonhap News.
Investor ritel meraup saham senilai 348 miliar won, sedangkan investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 194 miliar won dan 142 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,49 persen, saham SK Hynix sebaliknya naik 0,39 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing melambung 2,68 persen dan 5,54 persen.
Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing turun 0,14 persen dan 0,43 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem anjlok 2,03 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,22 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 4,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.121,3 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentiment positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,5 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 19,10 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 7.080,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, dan Thailand, sedangkan Bursa Vietnam, Indonesia, dan Filipina melemah.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 20,85 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 3.420,43. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 26,81 poin, atau sekitar 0,10 persen, menjadi 28.610,65.

