Indeks Kospi Merosot 1,23 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 39,87 poin, atau sekitar 1,23 persen, pada Selasa (11/5/2021), menjadi 3.209,43.

Volume perdagangan mencapai 1,1 miliar saham senilai 21,2 triliun won atau sekitar US$18,9 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 447 berbanding 419.

Angka indeks merosot mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu mencuatnya kekhawatiran inflasi. Pergerakan turun indeks Kospi terbatasi optimisme pemulihan ekonomi Amerika Serikat.

“Para investor masih meyakini pemulihan ekonomi AS akan terus berlanjut dan proses tapering berlangsung lambat,” jelas Huh Jae-Hwan, analis Eugene Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 2,2 triliun won dan 1,4 triliun won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 3,6 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 2,4 persen dan 5,38 persen. Saham perusahaan internet Naver dan perusahaan otomotif Hyundai Motor masing-masing terjun 3,59 persen dan 1,31 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem turun 0,11 persen, sedangkan saham perusahaan biofarmasi Celltrion merosot 1,64 persen. Saham perusahaan baja POSCO dan perusahaan telekomunikasi SK Telecom masing-masing naik 0,61 persen dan 0,31 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.119,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,6 presen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melorot 75,80 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 7.097. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Thailand melemah, sedangkan Bursa Vietnam dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 13,85 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 3.441,85. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 581,85 poin, atau sekitar 2,03 persen, menjadi 28.013,81.