ANALIS MARKET (24/5/2021) : IHSG Memiliki Peluang Bergerak Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan hari Jum’at, 21/05/2021 lalu, IHSG ditutup melemah sebesar 24 poin atau sebesar 0.42% ke level 5,773. Investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar 129 miliar rupiah.

Adapun cerita di awal pekan ini akan kita awali dari;

1.AMERIKA BERGERAK

Ditengah situasi dan kondisi pemulihan ekonomi yang berjalan lebih baik dari proyeksi, pemerintah Amerika kembali menyampaikan untuk memberikan pajak terhadap perusahaan yang memiliki pendapatan di luar negeri dengan tarif minimal 15%, jauh lebih rendah dari yang sebelumnya di usulkan sebesar 21%. Penurunan tarif tersebut menunjukkan sebuah kesulitan dari pemerintah Amerika untuk melakukan pembicaraan secara international terhadap para pemimpin Organization for Economic Cooperation and Development atau bahasa kerennya itu adalah OECD. Menteri Keuangan, Janet Yellen mengatakan bahwa dirinya menginginkan agar rencana ambisiusnya tersebut dapat di masukkan ke dalam peraturan global perihal pajak perusahaan. Tentu saja hal ini mendorong sekitar 140 negara untuk membahas permasalahan mengenai pajak karena banyak negara yang saat ini telah mencapai rekor nilai utangnya, oleh sebab itu untuk memaksimalkan pendapatan yang ada, pemerintah harus mendorong peningkatan pendapatan dengan berbagai macam cara. Sejauh ini beberapa Menteri Keuangan sangat mendukung langkah tersebut, mulai dari Menteri Keuangan Lisbon, Germany, France yang dimana mereka mengatakan bahwa hal tersebut akan menjadi sebuah kemajuan yang besar yang dimana dapat didiskusikan dengan baik. Oleh sebab itu, kelompok G20 juga akan bergerak lebih cepat untuk dapat menentukan kerangka kerja global untuk permasalahan pajak digital dan pajak minimum serta untuk mendapatkan kontral politik pada awal July mendatang. Hal yang positive juga diungkapkan oleh Menteri Keuangan Jepang, Taro Aso yang mengatakan bahwa proposal dan diskusi bersama mengenai pajak telah mengalami kemajuan, meskipun banyak yang harus diperbaiki namun ini merupakan salah satu langkah yang baik. Namun bagi Taro Aso, dirinya melihat tidak mungkin kesepakatan dapat terjadi pada akhir tahun ini. Pertemuan G7 di London akan mendorong mereka untuk diadakannya diskusi disana, agar negara negara dengan industry utama dapat menentukan langkah mereka selanjutnya. Pemerintah Biden juga berharap dapat mengamankan kesepakatan dengan OECD pada tingkat hal yang lebih luas untuk dapat mendorong kenaikkan pajak perusahaan di Amerika. Untuk perusahaan dalam negeri sendiri, Biden telah memberikan usulan agar tarif pajak perusahaan dalam negeri di naikkan, dari 21% menjadi 28%. Mimpi Biden yang besar untuk membangun infrastructure, tentu membutuhkan pengorbanan yang juga tidak sedikit. Oleh sebab itu lah, pemerintah Amerika mendorong tidak hanya Amerika saja yang menaikkan tingkat suku bunga, tapi negara negara lain juga melakukan hal yang sama agar kenaikkan pajak di Amerika yang tadinya membuat Amerika menjadi tidak kompetitif masalah tarif, akan berubah menjadi kompetitif karena negara negara lain pun akan melakukan hal yang sama, yaitu menaikkan tarif pajak. Proposal yang dibahas di Amerika juga akan memberikan sekitar 100 atau lebih perusahaan perusahaan terbesar di dunia untuk dapat membayar pajak di tempat dimana mereka akan berbisnis. Menurut OECD, apabila hal tarif pajak tersebut di lakukan, efeknya tentu saja akan memberikan kembali pendapatan sebesar $100 miliar. WoW, that’s huge dude! Oleh sebab itu, yuk kita mencoba untuk melihat situasi dan kondisi berikutnya ya.

2.BITCOIN

Harga bitcoin terus mengalami penurunan pemirsa. Bitcoin yang begitu diagungkan pun pada akhirnya tidak kuasa harus menahan penurunan ketika negara negara besar terus melakukan tindakan yang lebih tegas terhadap mata uang cryptocurrency tersebut. Salah satunya adalah China yang dimana kemarin, pada tanggal 21 May, Komite Stabilitas dan Pembangunan Keuangan Dewan Negara yang mengadakan pertemuan ke-51 nya telah mendiskusikan banyak hal untuk mempelajari dan menerapkan tugas tugas utama di sector keuangan untuk tahap selanjutnya. Pertemuan Komite Stabilitas dan Pembangunan Keuangan Dewan Negara tersebut dipimpin oleh Liu He, anggota Biro politik dari Komite Sentral BPK, Wakil Perdana Menteri Dewan Negara, dan Direktur Komite Keuangan. Pertemuan tersebut juga membahas mengenai system keuangan untuk lebih tegas dalam menerapkan keputusan, dan meningkatkan dukungan untuk perekonomian sector riil. Tidak hanya itu saja, kebijakan moneter yang fleksibel dan tepat juga akan menjadi pilihan saat ini, ditambah lagi dengan kebijakan kredit yang dimana secara akurat dapat disesuaikan dengan kebutuhan entitas pasar untuk menjaga likuiditas tercukupi. Komite Stabilitas juga akan mendorong layanan di bidang perbankan dapat meningkat untuk mendukung program pencegahan dan pengendalian epidemi serta pembangunan ekonomi dan social untuk mencapai tujuan yang telah di sepakati. Pertemuan Komite Stabilitas tersebut juga mengatakan bahwa perangkat kebijakan moneter perlu dilakukan lebih komprehensif lagi untuk menjaga likuiditas agar tetap memadai untuk mencegah dan meredakan gejolak resiko keuangan serta mendorong siklus ekonomi dan keuangan yang lebih baik. Fokusnya adalah melayani ekonomi riil untuk tumbuh dan berkembang. Komite tersebut juga menekankan betapa pentingnya kebijakan moneter, oleh sebab itu Komite tersebut menjelaskan bahwa kebijakan moneter haruslah bijaksana, fleksibel, tepat, dan terus menerapkan kebijakan yang menjangkau perekonomian riil, agar dapat menstabilkan situasi dan kondisi perusahaan serta lapangan kerja, khususnya mendukung pengembangan usaha kecil dan mikro. Fokusnya adalah, mendukung pengembangan inovasi teknologi dan green transformation. Kedua yang menjadi pusat perhatian adalah Komite Stabiltias dengan tegas akan mencegah dan mengendalikan resiko yang berhubungan dengan resiko keuangan. Nah ini pemirsa yang membuat harga Bitcoin mengalami kejatuhan, yang sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh China. China dengan tegas akan focus untuk melakukan pemindaian dan peringatan resiko keuangan, mempromosikan reformasi lembaga keuangan baik yang kecil dan menengah agar resiko kredit dapat mengalami penurunan. Tidak hanya itu saja, untuk mencegah dan mengendalikan resiko keuangan di China, Komite juga akan melakukan pengawasan aktivitas platform applikasi keuangan salah satunya adalah dengan menindak dengan tegas penambang Bitcoin dan perdagangannya. Komite akan focus untuk menjaga kelancaran pasar saham, obligasi, dan valuta asing, dan akan menindak keras setiap tindakan sekuritas yang illegal dan akan memberikan hukuman berat terhadap kegiatan keuangan illegal dan criminal. Dan terakhir, Komite juga akan focus untuk terus melakukan pendalaman reformasi dan keterbukaan. Terkait dengan tingkat suku bunga, tentu akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi serta akan berorientasi pasar dan menjaga stabilitas dasar nilai tukar RMB pada tingkat yang wajar dan ekuilibirium. Tidak hanya itu saja, Komite juga akan melakukan pendalaman reformasi lembaga keuangan untuk pengembangan pasar obligasi yang berkualitas tinggi. Ditengah tekanan akan tindakan tegas terhadap penambang Bitcoin untuk menjaga eskalasi dampak yang ditimbulkan, Bitcoin mengalami penurunan hingga 8.5% yang dimana diikuti dengan penurunan Ethereium dan Dogecoin yang turun lebih dari 11%. Well, mungkin sudah saatnya dana tersebut kembali ke dalam pasar keuangan yang sesungguhnya.

3.GASKEUN!

Pemerintah berencana akan melakukan reformasi perpajakan guna mendukung kebijakan fiscal tahun 2022. Kebijakan tersebut akan memuat pengenalan jenis pungutan baru. Menteri Keuangan menyampaikan reformasi perpajakan tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program reformasi perpajakan yang telah diluncurkan pada tahun 2017 dengan fokus pada penyelarasan sistem perpajakan agar sesuai dengan best practices dan mampu mengantisipasi dinamika faktor sosial ekonomi dalam jangka menengah-panjang. Ia juga menjelaskan bahwa reformasi yang akan dilakukan untuk menciptakan sistem perpajakan yang sehat dan adil. Ini meliputi dua aspek perbaikan, yaitu administratif dan kebijakan. Dari sisi administrasi terdiri atas penguatan institusi dan sumber daya manusia, integrase sistem informasi dan basis data perpajakan, simplifikasi administrasi, penajaman fungsi pengawasan untuk ekstensifikasi-intensifikasi perpajakan, serta penegakan hukum yang berkeadilan. Sedangkan kebijakan diarahkan untuk perluasan basis pemajakan dan mencari sumber baru penerimaan. Hal tersebut dilakukan antara lain dengan penyempurnaan pemungutan PPN dan mengurangi regresivitasnya, penguatan kebijakan pengenaan pajak penghasilan khususnya bagi orang pribadi, serta potensi pengenalan jenis pungutan baru khususnya terkait pemajakan eksternalitas terhadap lingkungan. Tahun ini, pemerintah mengajukan RUU KUP. Ada beberapa hal yang dimasukan dalam usulan tersebut, salah satunya pungutan terkait lingkungan. Secara global apa yang akan diatur dalam UU tersebut itu memang di dalamnya ada pajak penghasilan termasuk dengan tarif PPh orang perorang dan pribadi, pengurangan tarif PPh badan, dan ada PPN barang jasa, pajak penjualan atas barang mewah, UU Cukai, dan carbon tax. Kami cukup memberikan apresiasi terhadap keinginan pemerintah untuk mendapatkan penerimaan lebih, karena hal tersebut harus dilakukan oleh pemerintah cepat atau lambat supaya tidak hanya bergantung dan mengandalkan hutang semata.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak menguat dan ditradingkan pada level 5,742 – 5,855,” sebut analis Pilarmas dalam riset yang dirilis Senin (24/5/2021).