ANALIS MARKET (28/10/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (27/10/2021), IHSG ditutup melemah 54,72 poin (-0,82%) ke level 6.602,21.

IHSG melemah sejalan dengan bursa regional dikarenakan pelaku pasar cenderung khawatir adanya potensi dari perlambatan ekonomi global ditengah perkembangan inflasi global yang relatif tinggi.

Di saat yang sama, pelaku pasar masih terus mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 varian Delta Plus di beberapa negara Eropa.

Nilai tukar rupiah melemah 0,13% terhadap dollar AS menjadi Rp 14.184 (JISDOR).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (27/10), ditutup melemah karena pelaku pasar menimbang penurunan harga minyak, menurunnya imbal hasil Treasury AS dan kekhawatiran seputar waktu kenaikan suku bunga The Fed terhadap musim pendapatan yang kuat.

Di sisi perusahaan, Microsoft men[1]capai rekor tertinggi setelah membukukan pendapatan yang melebihi ekspektasi, dan induk perusahaan Google, Alphabet, melonjak 5% setelah melaporkan rekor laba kuartalan didorong adanya lonjakan penjualan iklan.

Di saat yang sama, Coca-Cola, McDonald's dan GM lebih baik dari perkiraan sementara kerugian dari Boeing jauh lebih besar dari perkiraan.

Dari perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan pendapatan, 82,8% telah mengalahkan ekspektasi analis, menurut data Refinitiv.

DJIA (-0,74%), S&P 500 (- 0,51%), dan Nasdaq (+0,00%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung melemah seiring minimnya sentimen dari dalam negeri,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (28/10/2021).