ANALIS MARKET (14/10/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (13/10/2021), IHSG ditutup menguat 50,64 poin (+0,78%) ke level 6.536,90.

IHSG melanjutkan penguatan pasca rilis beberapa data ekonomi dalam negeri.

Rilis Laporan Survei Kegiatan Dunia Usaha Q3-2021 mengindikasikan kegiatan dunia usaha tetap tumbuh positif, meskipun melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 7,58%, lebih rendah dari 18,98% di Q2-2021.

Di sisi lain, Prompt Manufacturing Index Q3-2021 tercatat sebesar 48,75%, lebih rendah dari 51,45% di Q2-2021. Namun demikian, penurunan tersebut relatif tidak sedalam Q3-2020 yang mencapai 44,91%.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (13/10), ditutup menguat didorong kenaikan saham teknologi karena imbal hasil menurun menyusul angka inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan.

Risalah pertemuan kebijakan terakhir The Fed tidak banyak mengguncang pasar setelah menunjukkan para pejabat secara luas setuju untuk dimulainya tapering pada pertengahan November atau pertengahan Desember. Sehingga prosesnya dapat berakhir sekitar pertengahan 2022, seperti yang diharapkan secara luas oleh pelaku pasar.

Di sisi pendapatan, hasil kinerja Q3-2021 dari JPMorgan dan BlackRock melampaui perkiraan.

DJIA (-0,00%), S&P 500 (+0,30%), dan Nasdaq (+0,73%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung menguat,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (14/10/2021).