ANALIS MARKET (23/02/2021) : IHSG Diperkirakan Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (22/2/2021), IHSG ditutup menguat 23,38 poin (+0,38%) ke level 6.255,31.

IHSG melanjutkan kenaikan setelah adanya pelonggaran kredit kendaraan bermotor dan KPR yang mulai berlaku bulan depan.

Di saat yang sama, perkembangan vaksin yang positif mendorong optimisme pemulihan ekonomi lebih cepat.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (22/2), ditutup variatif disebabkan kekhawatiran pelaku pasar pada kenaikan imbal hasil obligasi.

Pada hari Senin (22/2), imbal hasil Treasury 10-tahun naik lagi menjadi sekitar 1,36% setelah melonjak 14 bps minggu lalu ke level tertinggi dalam satu tahun, dan sekarang membawa kenaikan 27-bp di bulan Februari.

Kenaikan ini terjadi menjelang kesaksian utama dari Ketua Fed, Jerome Powell tentang ekonomi di hadapan Komite Perbankan Senat pada hari Selasa (23/2).

Di sisi pandemi, Gedung Putih mengharapkan untuk memberikan jutaan vaksin covid-19 yang tertunda setelah pembekuan besar melanda Texas.

DJIA (+0,09%), S&P 500 (-0,77%), dan Nasdaq (-2,46%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan mixed. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Perkembangan Uang Beredar Indonesia (Jan),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (23/02/2021).