Jelang Resesi, Investor Pasar Modal Tumbuh 20 Persen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tercatat pertumbuhan investor pasar modal sebesar 20 persen sepanjang sembilan bulan belakangan ini.

Sehingga totalnya tercatat 3,2 juta investor.

Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1A Otoritas Jasa Keuangan, Luthfy Zain Fuady mengajak masyarakat untuk menyikapi ujian pandemi Covid-19 dengan tetap bersyukur atas nikmat pertumbuhan yang sudah dialami saat ini, kendati masih ada banyak hal yang harus dilakukan untuk mengatasi berbagai tekanan di tengah pandemi Covid-19.

"Di tengah ketidakpastian  saat ini optimisme harus selalu ada. Kita harus tetap optimis karena justru di periode 9 bulan terakhir ini, dengan 7 bulan masuk masa pandemi, jumlah investor justru meningkat 20% dibandingkan akhir 2019. Saat ini ada 3,2 investor yang memiliki SID. 2,4 juta SID-nya merupakan kontribusi dari industri reksa dana," terang dia dalam siaran pers, Senin (28/9/2020).

Sementara itu, ekonom senior INDEF, Dr. Aviliani menegaskan, meski potensi Indonesia masuk jurang resesi itu ada, tetapi defisit dan penurunan pertumbuhannya itu relatif sangat rendah.

"Resesi tidak menakutkan. Situasi kepastian di suatu negara itu adalah ketidakpastian itu sendiri. Sebagai investor tentu perlu menganggap situasi krisis atau resesi karena pandemi atau yang lain, akan terjadi dari waktu ke waktu," jelasnya.

"Sebagai individu atau pelaku ekonomi, maka harus mempersiapkan yang namanya manajemen risiko, salah satunya dengan investasi. Habit karena Covid-19 harus diubah bukan semata daya beli barang konsumtifnya, tetapi juga investasinya," tandasnya.