ANALIS MARKET (06/8/2020) : Kontraksi Pertumbuhan Ekonomi Di Kuartal II Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian OSO Securities menyebutkan, pada perdagangan kemarin (05/8), IHSG ditutup menguat sebesar 1.03% ke level 5,127.05.

Sembilan sektor ditutup dalam teritori positif dimana sektor pertambangan memimpin kenaikan sebesar 2.98%.

Adapun rebound-nya saham-saham sektor farmasi menjadi penopang indeks, tercatat saham KAEF, INAF, PYFA dan PEHA kompak naik masing-masing lebih dari 24% atau menyentuh batas penguatan harian (auto rejaction).

Meski begitu, penguatan IHSG terjadi ditengah rilisnya data PDB Indonesia pada kuartal II 2020 yang tercatat mengalami kontraksi sebesar 5.32%, dimana kontraksi tersebut terjadi pertama kali sejak kuartal III tahun 2000.

Adapun salah satu penyebab terjadinya kontraksi adalah pembatasan kegiatan Ekonomi selama kuartal II 2020 akibat pandemi Covid-19.

Sementara itu, diperdagangan semalam (05/8), bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona hijau, dimana Dow Jones menguat sebesar 1.39%, S&P 500 naik 0.64% dan Nasdaq positif 0.52%.

Penguatan tersebut ditopang oleh optimisme pasar menanti stimulus fiskal lebih dari US$ 1 triliun semakin dekat, setelah salah satu negoslator dari gedung putih menyampaikan bahwa kesepakatan stimulus diperkirakan selasai pada Jum'at (07/08).

Selain itu, penopang lain diantaranya rilis data Markit Services bulan Juli naik ke level 50 dari sebelumnya di level 47.9 dan Markit Composite naik ke level 50.3.

Data tersebut menunjukkan bahwa pemilihan sektor jasa di AS berjalan dengan baik di tengah meningkatnya penambahan kasus baru pasien Covid-19.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi menjadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis OSO Securities dalam riset yang dirilis Kamis (06/8/2020).