ANALIS MARKET (10/8/2020) : Sentimen Eksternal Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian OSO Securities menyebutkan, pada perdagangan Jumat (07/8) lalu, IHSG ditutup melemah sebesar 0.66% ke level 5,143.89.

Tujuh dari sepuluh Indeks sektoral ditutup dalam zona merah, dimana sektor infrastruktur dan properti memimpin pelemahan masing-masing sebesar 1.73% dan 1.38%.

Pelemahan tersebut terjadi di tengah rilis data Cadangan Devisa (cadev) bulan Juli yang tercatat naik sebesar US$ 3,4 miliar menjadi senilai US$ 135.1 miliar dan merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.

Adapun cadev tersebut setara dengan pembiayaan 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Sementara itu, pelaku pasar asing mencatatkan net sell senilai Rp 1.33 triliun. Sedangkan nilai tukar Rupiah terdepresiasi sebesar 0.43% ke level 14,613.

Sementara itu, bursa saham Wall Street ditutup mixed dengan kecenderungan menguat pada perdagangan (07/8), tercatat Dow Jones dan S&P 500 masing-masing menguat sebesar 0.17% dan 0.06%, sedangkan Nasdaq turun sebesar 0.87%.

Pergerakan indeks masih dipengaruhi oleh aksi wait and see pelaku pasar menantikan paket stimulus dari pemerintah AS, dimana dalam pertemuan terakhir pada Jumat (07/8) kemarin usulan partai Republik untuk menambah jumlah stimulus hingga US$ 1 triliun ditolak oleh negosiator Presiden Donald Trump sehingga pembicaraan terbaru berakhir tanpa kesepakatan.

Adapun rilis data penggangguran bulan Juli di AS tercatat turun ke level 10.2% dibandingkan bulan sebelumnya mencapai 11.1%.

“beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis diperdagangan hari ini,” sebut analis OSO Securities, dalam riset yang dirilis Senin (10/8/2020).