DMMX Catat Pendapatan Kuartal I 2020 Rp85,2 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) berhasil mencatatkan kinerja yang luar biasa pada 3M20, seiring dengan pendapatan yang mencapai Rp85,2 miliar atau meningkat sekitar 478,8% YoY.

"Prestasi ini terutama didorong oleh pertumbuhan yang kuat dalam ekspansi bisnis digital cloud advertising dan trade marketing (aplikasi "Pojok Bayar")," tulis perseroan dalam siaran pers yang diterima Pasardana.id, Jumat (12/6).

Tercatat, pada kuartal I tahun 2020, DMMX membukukan laba bersih sebesar Rp8,8 miliar atau meningkat sekitar 492,7% YoY, didukung oleh ekspansi yang kuat dari layar iklan cloud digital.

Peningkatan jumlah layar yang tersebar di bawah Managed Services juga turut mendorong pendapatan penjualan perangkat keras DMMX pada 3M20 sebesar hampir dua kali lipat, menjadi Rp17,3 miliar.

Sementara itu, digital cloud advertising Perseroan (gabungan Managed Services dan Infrastructure as a Services), sebagai bisnis inti, membukukan pertumbuhan pendapatan yang kuat yakni sebesar 64,6% YoY atau menjadi Rp6,4 miliar di 1Q20.

Hal itu mewakili basis recurring revenue yang lebih besar, yang diterima dari penyediaan dukungan layanan dan/atau penyewaan untuk layar yang terpasang di lokasi klien, mencapai total 9,700 ++ layar (+ 68,9% YoY), hingga Maret 2020.

"Kami tetap berfokus pada perluasan (rolling-out) layar digital cloud di antara mitra-mitra ritel tradisional, terutama minimarket, mengingat pentingnya kepentingan strategis mereka sebagai pendorong pertumbuhan utama yang menghasilkan recurring revenue yang stabil dan sehat di masa depan," beber manajemen Perseroan.

Dengan demikian, antara bulan April hingga pertengahan Mei 2020, penyebaran layar terus berlanjut dengan 300++ layar ditambahkan ke platform cloud advertising Perseroan, berkontribusi terhadap total 10.000++ layar atau sekitar 76% lebih tinggi dibanding akhir Mei 2019.

Lebih jauh, perseroan mencatat berbagai klien utama dalam industri minimarket dan restoran, untuk area yang berlokasi di luar mall, dibebaskan dari program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pemerintah yang bertujuan untuk mengekang penyebaran COVID-19.

"Pojok Bayar" juga terus mencatat peningkatan jumlah pengguna, seiring dengan ditambahkannya 6.000++ pengguna antara April hingga pertengahan Mei, dengan total 59.000++ pada Mei 2020.

Dengan beberapa daerah memasuki fase transisi ke "New Normal" sebagaimana dipandu oleh Pemerintah pada Juni 2020 pasca-PSBB, DMMX terus memantau kemajuan transisi dan tetap optimistik.

Perseroan menyoroti pandangan Manajemen bahwa sumber daya internal Perseroan siap untuk mengambil langkah-langkah ekspansi, seiring dengan pemulihan ekonomi secara umum, berkat neraca yang sehat dan posisi net-cash substansial sebesar Rp304 miliar pada 3M20.

Melihat tren masa depan, DMMX menilai, kemungkinan untuk mengembangkan bisnis digital cloud signage sebagai bagian dari Office Solutions guna mendukung implementasi "New Normal" bagi para UKM.

Salah satu solusi yang diharapkan dapat membangkitkan minat para pelaku usaha adalah integrated meeting rooms dengan fitur konferensi video.