Menkeu Akui Percepatan Sistem Elektronifikasi Transaksi Pemda Tidak Mudah

Foto : istimewa

 

Pasardana.id - Pemerintah membuat sistem Elektonifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETP).

Sistem elektronik ini akan mencatat secara otomatis transfer pemerintah pusat ke daerah, pemasukan pajak dan retribusi daerah, serta belanja daerah.

Meski begitu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengakui tak mudah dalam melakukan percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETP).

Sebab, banyak tantangan dalam mewujudkan ETP ini, salah satunya, sistem keuangan di daerah yang masih berbeda-beda.

"Banyak tantangan dalam mewujudkan ETP. Jadi kita perlu membuatnya jadi satu uniform. Ketersediaan peraturan daerah-nya yang menyangkut ETP ini masih beragam. Jadi, kita bisa memberikan satu platform," kata dia di Kemenko Perekonomian, di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Tak hanya itu, dalam upaya percepatan ETP, terkadang juga masih terkendala oleh keterbatasan sistem dan jaringan infrastruktur.

Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah aktif dalam membangun Palapa Ring sebagai upaya percepatan jaringan infrastruktur.

"Kita juga perlu mengatasi keterbatasan sistem dan jaringan infrastruktur. Makanya, Kemenkominfo lagi membangun Palapa Ring. Kami tahu ini kebutuhan investasinya banyak sekali dan ini salah satu prioritas dari pemerintah, agar jaringan (internet) masuk ke seluruh desa dan Puskesmas. Makanya kebijakan mendorong infrastruktur masih akan sangat penting," paparnya lagi.

Keterbatasan lainnya, lanjut dia, adalah produk layanan perbankan dan akses di sektor keuangan, masih belum semuanya masuk ke level daerah, desa, sekolah maupun Puskesmas.

"ETP ini bukan tujuan tapi sarana akhlak untuk tercapai, pada akhirnya tujuan akan tercapai dengan adanya lima hal tadi," tandas dia.