Pemerintah Minta Harga Tiket Pesawat Turun 50 Persen, Citilink Tidak Takut Pendapatannya Kendor

PT Citilink Indonesia

Pasardana.id - Pemerintah telah meminta kepada maskapai Low Cost Carrier (LCC) untuk menurunkan harga tiket pesawat menjadi 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA).

PT Citilink Indonesia, salah satu yang termasuk dalam maskapai LCC mengaku permintaan pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat berbiaya murah ini tak menyebabkan kinerja pendapatan perusahaannya menjadi turun.

Disampaikan Vice President Cargo and Ancillary Revenue Citilink Indonesia Harismawan Wahyuadi, permintaan pelanggan otomatis akan bertambah seiring harga tiket LCC yang menurun dari level sebelumnya. Malah, menurutnya, harga yang turun akan terkompensasi dengan banyaknya jumlah penumpang. 

"Nanti ada keseimbangan, jadi dengan diturunin (harga tiket pesawat), penumpangnya bisa lebih tinggi lagi. Ini kan hukum penawaran dan permintaan," ungkap Harismawan, Rabu (3/7/2019).  

Dirinya menambahkan, penurunan harga tiket LCC juga akan membawa keseimbangan bagi industri pariwisata. Misalnya, tingkat okupansi hotel dan restoran di berbagai kawasan wisata akan meningkat. 

"Hotel jadi naik, restoran ramai dikunjungi," imbuh dia. 

Selama ini, ungkap Harismawan, kontribusi penjualan tiket terhadap total bisnis perusahaan nyaris 90 persen. Sisanya, pendapatan dari bisnis kargo dan lain-lain sekitar 10 persen-12 persen.

Citilink Indonesia mencatatkan bisnis kargo masih menyumbang pendapatan terbesar dibandingkan dengan ancillary atau pendapatan lain-lain di luar tiket. Bila dirinci, dari 10-12 persen kontribusi kargo dan ancillary selama ini, sebanyak 60 persen berasal dari kargo.
"Jadi yang besar memang kargo, itu 60 persen dari 12 persen tadi. Sisanya ancillary," terang Harismawan. 

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan penurunan harga tiket hanya berlaku untuk jam tertentu saja.

Sejauh ini, pemerintah menetapkan harga lebih murah bisa didapatkan untuk penerbangan pukul 10.00-14.00 (waktu setempat) pada Selasa, Kamis, dan Sabtu. Penurunan harga tiket LCC ini hanya untuk kursi kelas tertentu. 

"Hal yang penting kami komitmen sekian persen dari total kapasitas penumpang di pesawat akan kami alokasikan kursinya untuk penerbangan murah tadi," tutur Susiwijono.