ANALIS MARKET (26/7/2019) : Sentimen Global Diproyeksi Dorong Pelemahan IHSG

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Artha Sekuritas menyebutkan, sentimen global diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan setelah ada indikasi The Fed tidak akan menurunkan suku bunga dalam jangka pendek, setelah melihat beberapa data perekonomian.

Adapun secara teknikal analis, indikator stochastic bergerak melebar setelah mengalami deadcross.

Sementara itu, diperdagangan semalam (25/7), Bursa Amerika Serikat ditutup melemah dengan Dow Jones ditutup 27,140.98 (-0.47%), NASDAQ ditutup 8,238.54 (- 1.00%), S&P 500 ditutup 3,003.67 (-0.53%).

Bursa saham Eropa dan US ditutup melemah setelah Gurbenur Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi memberikan komentar diluar ekspektasi investor.

Sebagian besar anggota ECB tidak setuju untuk memberlakukan stimulus, sehingga ekspektasi investor yang sebelumnya ECB akan melonggarkan kebijakan moneter, kini tidak lagi terlihat.

Disamping itu, data ekonomi US yang diperkirakan melemah dan akan mendorong The Fed menurunkan suku bunga untuk menopang ekonomi, justru dilaporkan cukup kuat.

Hal ini memberikan implikasi GDP US akan dicatat menguat dan memberikan dorongan pada The Fed untuk tidak memangkas suku bunga lebih lanjut

“Menyikapi beragam kondisi diatas, IHSG diprediksi melemah dengan Resistance 6,414 - 6,427 dan Support 6,373 - 6,387,” sebut analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (26/7/2019).