ANALIS MARKET (22/1/2019) : IHSG Rawan Terjadi Koreksi

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Artha Sekuritas menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi melemah dengan Resistance di level 6,468 - 6,487 dan Support di level 6,419 - 6,434.

Adapun sentimen global diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan setelah GDP China mengalami perlambatan dan IMF memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi global.

“Secara teknikal, ruang penguatan cukup terbatas melihat pergerakan tertahan di sekitar resistance upper Bollinger band sehingga rawan terjadi koreksi,” sebut analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (22/1/2019).

Sementara itu, diperdagangan kemarin (21/1), Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 24,706.35 (+1.38%), NASDAQ ditutup 7,157.23 (+1.03%), S&P 500 ditutup 2,670.71 (+1.32%). Bursa US sedang libur untuk memperingati hari Martin Luther King Jr.

Sedangkan bursa Eropa ditutup melemah setelah China melaporkan kelanjutan perlemahan ekonominya dimana GDP China hanya bertumbuh sebesar 6.6% untuk 2018 dimana pertumbuhan ini sangat lambat dan setara dengan pertumbuhan ekonomi China 30 tahun lalu.

Sehingga pasar Asia memiliki sentimen yang kurang baik dari data tersebut dan juga IMF baru saja memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi global sebanyak 0.2% menjadi 3.5% pada tahun 2019 dan 0.1% menjadi 3.6% untuk 2020.