ANALIS MARKET (14/1/2019) : Ada Potensi IHSG Alami Koreksi dalam Jangka Pendek

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Mengawali pekan kedua bulan Januari, riset harian Artha Sekuritas menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi melemah dengan Resistance 6,369 - 6,377 dan Support 6,329 - 6,345.

Secara teknikal analis, IHSG bergerak di area resistance upper Bollinger band dan indikator stochastic membentuk deadcross di area overbought, mengindikasikan ada potensi koreksi dalam jangka pendek.

“Pergerakan akan dipengaruhi penentuan 7-days repo rate,” sebut analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (14/1/2019).

Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup melemah akhir pekan lalu (11/1). Dow Jones ditutup 23,995.95 (-0.02%), NASDAQ ditutup 6,971.48 (- 0.21%), S&P 500 ditutup 2,596.26 (-0.01%).

Saham US ditutup flat dan cenderung melemah, namun secara mingguan seluruh index saham US mengalami penguatan di atas 2%.

Pada minggu ini investor lebih berfokus pada perkembangan dari pemberhentian parsial pemerintah US. Hal ini telah menjadi kecemasan bagi para investor karena sejak akhir tahun pemerintahan US berhenti parsial.

Pergerakan bursa saham global terutama US dan China akan dipengaruhi oleh headline berita yang berhubungan dengan persetujuan dagang dan kepemerintahan US.

Selain itu, Investor masih cemas dengan melambatnya ekonomi China akan berdampak pada kinerja seluruh perusahaan publik yang memiliki hubungan dagang dengan China.