Angkasa Pura II Siapkan Rp303 Miliar Kembangkan Bandara Sultan Thaha Jambi

Foto : istimewa

Pasardana.id - PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II berencana akan melakukan pengembangan Bandara Sultan Thaha Jambi. Pengembangan tersebut dilakukan karena Jambi memiliki potensi besar.

"Sejak terminal baru Bandara Sultan Thaha diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2016, Angkasa Pura II terus melakukan pengembangan dan tahun depan terminal penumpang akan diperluas dengan kapasitas mencapai 2,6 juta penumpang per tahun," ujar Awaluddin, Minggu (29/12/2019).

Untuk melakukan pengembangan Bandara Sultan Thaha Jambi, baik dari sisi darat maupun udara. Diungkapkan Awaludin, nilai investasi yang disiapkan mencapai Rp303 miliar.

Dia mengemukakan pengembangan di sisi darat mencakup perluasan area terminal penumpang dari 12.000 meter persegi menjadi 22.000 meter persegi sehingga kapasitas meningkat dari 1,6 juta menjadi 2,6 juta penumpang per tahun.

Sebelumnya, pada 2018 jumlah penumpang pesawat telah mencapai 1,8 juta penumpang sehingga perluasan terminal memang perlu agar standar pelayanan tetap terjaga.

Sementara itu, lanjut Awaluddin, pengembangan di sisi udara mencakup perpanjangan landasan atau runway dari 2.220x45 meter menjadi 2.600x45 meter dan perluasan apron dari 38.000 meter persegi menjadi 46.500 meter persegi.

"Perpanjangan runway supaya kapasitas maximum take off weight (MTOW) dapat meningkat, lalu perluasan apron agar parking stand pesawat mampu mengakomodasi 13 unit pesawat dari saat ini 10 unit," ungkap Awaluddin.

Tak hanya itu, pengembangan lainnya pun akan dilakukan AP II II juga mencakup fasilitas publik seperti parkir kendaraan bermotor menjadi 30.000 meter persegi untuk menambah kapasitas parkir 403 unit mobil dan 350 unit sepeda motor.

Awaluddin mengatakan berbagai pengembangan mulai dari sisi udara, sisi darat, dan fasilitas publik itu bertujuan mendorong Bandara Sultan Thaha menjadi bandara internasional.

"Dari Jambi ada sejumlah rute penerbangan internasional yang berpotensi misalnya Singapura, Malaysia, Arab Saudi, dan China," tuturnya.

AP II dan Pemerintah Kota Jambi pada awal tahun ini juga telah membahas mengenai kemungkinan Bandara Sultan Thaha menjadi bandara internasional.

Saat ini, di Bandara Sultan Thaha beroperasi sebanyak enam maskapai yaitu Lion Air, Garuda Indonesia, Wings Air, Citilink, Sriwijaya Air, Batik Air dan Susi Air yang melayani penerbangan dari dan ke 10 destinasi domestik.