Ketua BKPM Terkejut Ada Investasi Macet Rp700 Triliun

Foto : istimewa

Pasardana.id - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengaku terkejut dengan adanya penemuan investasi macet sebesar Rp 700 triliun yang berasal dari 24 perusahaan berbagai negara.

"(Investasi) Beberapa negara. Yang jelas itu ada 24 perusahaan, yang sudah eksisting, yang tinggal direalisasi, tersebar di beberapa provinsi," ujar Bahlil pada Rakornas 2019 di Sentul, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

Diungkapkan Bhalil, investasi yang tersendat itu dikarenakan sulitnya perizinan. Ada beberapa diantaranya berasal dari sektor petrokimia, powerplant, perkebunan, manufaktur.

Menurut pengakuan Bahlil, dirinya tidak mengetahui sejak kapan investasi itu tersendat. Dirinya mengaku bahwa sejak mulai bertugas , investasi ini memang sudah macet.

"Saya tidak bisa menjelaskan ngantre-nya dari tahun berapa. Yang jelas saya masuk, itu sekarang sudah eksisting," jelas Bahlil.

Ia pun sudah melaporkan kasus ini ke Kementerian terkait. Ia juga sudah mengambil tindakan agar ada investasi yang mulai berjalan sehingga bisa menyediakan lapangan kerja dan membantu neraca perdagangan Indonesia lewat ekspor.

Lebih lanjut, dirinya berharap, pemerintah daerah dapat berperan memuluskan investasi dengan menggencarkan koneksi pada Online Single Submission (OSS) yang hingga kini penggunaannya belum merata.